Sentra UMKM Donohudan Didorong Jadi Penggerak Ekonomi Haji

  • 28 Jun 2026 16:03 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Boyolali - Kementerian Haji dan Umrah mendorong penguatan ekosistem ekonomi haji dan umrah melalui pengembangan sentra usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Asrama Haji Donohudan, Kabupaten Boyolali. Langkah tersebut dilakukan melalui identifikasi potensi ruang komersial yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung pelayanan jemaah dan meningkatkan perekonomian masyarakat.

Kasubdit Fasilitasi Kemitraan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah, Suviyanto, bersama PPIH Embarkasi Solo dan pengelola Asrama Donohudan melakukan peninjauan di kawasan asrama haji, Sabtu 27 Juni 2026. Kegiatan itu bertujuan memetakan ruang-ruang usaha yang berpotensi dikembangkan.

Suviyanto mengatakan, keberadaan UMKM di Asrama Haji Donohudan telah memberikan dampak positif bagi perekonomian pelaku usaha. Saat ini terdapat 13 pelaku UMKM yang menjual berbagai produk oleh-oleh haji bagi jemaah.

“Di Asrama Haji Donohudan ini terdapat sebanyak 13 UMKM yang menjual beraneka ragam oleh-oleh haji dan yang banyak diminati salah satunya adalah boneka unta. Jemaah Haji juga antusias membeli oleh oleh untuk keluarga di rumah. Mudah-mudahan dengan adanya stand seperti ini dapat menggerakan roda perekonomian terutama bagi pelaku UMKM," ujarnya.

Selain berkoordinasi dengan pengelola asrama, Suviyanto juga meninjau sentra UMKM di Gedung Muzdalifah yang menjadi pusat oleh-oleh bagi jemaah haji Embarkasi Solo. Sentra tersebut dinilai strategis sebagai wadah pemberdayaan pelaku usaha sekaligus etalase produk unggulan daerah.

Dalam kunjungan tersebut, Suviyanto juga menyerap aspirasi para pelaku usaha yang berharap sentra oleh-oleh di Gedung Muzdalifah terus berkembang dan mendapatkan dukungan pembinaan secara berkelanjutan.

“Kami mendengar langsung aspirasi dari salah satu pelaku UMKM yang berharap keberadaan sentra oleh-oleh di Gedung Muzdalifah dapat terus berkembang dan diperluas sehingga Jemaah Haji dapat berbelanja dengan leluasa," katanya.

Menurutnya, masukan dari pelaku UMKM menjadi bagian penting dalam pengembangan ekosistem ekonomi haji dan umrah agar mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama usaha kecil yang menggantungkan penghidupannya dari aktivitas ekonomi di lingkungan asrama haji.

Ia berharap identifikasi potensi ruang komersial di Asrama Haji Donohudan menjadi langkah awal untuk memperkuat ekosistem ekonomi haji dan umrah yang berkelanjutan, sehingga penyelenggaraan ibadah haji tidak hanya berdampak pada pelayanan jemaah, tetapi juga menciptakan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat sekitar. (Ril/Ase)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....