Lancar, PPIH Debarkasi Solo Sukses Layani Jemaah Lintas Embarkasi

  • 19 Jun 2026 14:40 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Boyolali - Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Solo memastikan seluruh rangkaian alur pelayanan kepulangan dari Bandara Adi Soemarmo menuju Asrama Haji Donohudan Boyolali tetap berjalan lancar tanpa hambatan pada Jumat, 19 Juni 2026. Pihak otoritas lintas sektor berhasil mengantisipasi dinamika cuaca buruk berupa hujan angin yang sempat memicu pengalihan pendaratan darurat pesawat jemaah beberapa hari lalu.

“Untuk rangkaian operasional proses kepulangan jemaah haji ya, ketika dari Bandara Adi Sumarmo sampai di asrama ini alhamdulillah berjalan dengan lancar. Karena beberapa hari kemarin sempat cuaca berbeda ya kayak hujan angin, kemarin memang sempat ada pesawat yang transit dulu di Surabaya namun itu masih bisa sesuai rentan waktu kedatangan,” kata Humas PPIH Debarkasi Solo, Nabiila Azka Amaalia saat dikonfirmasi RRI.

Nabiila menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh jajaran mitra kerja mulai dari Angkasa Pura, Gapura, Imigrasi, hingga Bea Cukai yang sigap melayani jemaah tanpa adanya proses yang tersendat. Di luar keberhasilan tersebut, efektivitas kinerja operasional tahun ini juga dibuktikan dengan kesiapan petugas Embarkasi Solo dalam membantu memfasilitasi kepulangan jemaah dari luar wilayah koordinasi Jawa Tengah.

“Alhamdulillah kami dari PPIH Embarkasi Solo bekerja sama dengan Angkasa Pura, Gapura, dapat memberikan pelayanan yang terbaik kepada jemaah, artinya tidak ada proses tersendat di bandara ataupun di sini. Malah alhamdulillahnya kami dari Embarkasi Solo ini dapat membantu jemaah kepulangan jemaah dari embarkasi lain,” katanya.

Nabiila mengungkapkan, pihaknya turut sukses memproses kepulangan dua jemaah mutasi sakit atau Tanazul yang sejatinya terdaftar di Embarkasi Yogyakarta (YIA) demi keselamatan medis. Selain itu, petugas Solo juga memfasilitasi satu jemaah asal Embarkasi Manado yang mengajukan mutasi kepulangan lewat Solo lantaran domisili asli jemaah tersebut berada di Pulau Madura.

“Jadi ada jemaah dua dari YIA itu Tanazul karena kondisi kesehatan, dan alhamdulillahnya kami dari pihak Gapura dan khususnya dari Embarkasi Solo dapat membantu juga kedatangan dari sini. Begitu juga ada jemaah dari Manado karena jemaah tersebut domisili aslinya Madura, akhirnya mengambil untuk pengajuan kepulangan lewat sini,” ujar Nabiila.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....