Hari ke-13 Operasional, PPIH Debarkasi Solo Telah Pulangkan 11.816 Jemaah Haji

  • 14 Jun 2026 11:10 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Boyolali - Masa pemulangan jemaah haji melalui Debarkasi Solo kini telah memasuki hari ke-13 operasional. Hingga pertengahan Juni ini, panitia mencatat belasan ribu jemaah haji dari berbagai daerah di Jawa Tengah telah tiba kembali di tanah air.

Humas PPIH Debarkasi Solo, Nabiila Azka Amaalia mengatakan berdasarkan rekapitulasi data terakhir, petugas telah menyambut kedatangan puluhan kelompok terbang atau kloter.

"Pada hari ini kami sudah menerima jemaah haji sebanyak 33 kloter dengan jumlah jemaah haji 11.816 jemaah haji," kata Nabila saat dikonfirmasi RRI, Minggu 14 Juni 2026.

Nabila menambahkan, berdasarkan jadwal kedatangan ada tiga kloter jemaah haji yang mendarat di Bandara Adi Soemarmo. Kloter 34 dijadwalkan mendarat pada pukul 11.55 WIB, disusul oleh Kloter 35 pada pukul 17.10 WIB, dan Kloter 36 pada pukul 23.50 WIB.

Satu kloter tambahan juga dipastikan menyusul pada keesokan harinya melalui penerbangan dini hari dari Arab Saudi. Nabiila merinci jadwal pendaratan bagi jemaah haji asal kawasan Jepara dan Grobogan tersebut.

"Adapun untuk jadwal kedatangan jemaah haji dari tanah suci menuju tanah air pada hari Senin dini hari insyaallah akan landing pada pukul 4:50 dari kloter 37 Kabupaten Jepara dan Kabupaten Grobogan," ucap Humas PPIH Debarkasi Solo.

Di sisi lain, Nabila juga menyampaikan kabar duka mengenai total jumlah jemaah haji yang meninggal dunia selama pelaksanaan ibadah. Angka kematian jemaah haji asal Embarkasi Solo hingga saat ini dilaporkan telah mencapai puluhan jiwa.

"Kami sampaikan update jemaah haji yang wafat dari embarkasi Solo sebanyak 44 jemaah dengan rincian 42 jemaah wafat di tanah suci, dan untuk 1 jemaah wafat di pesawat ketika perjalanan pulang menuju ke tanah air, dan 1 jemaah wafat di KNO di RSUD Medan," ujar Nabila.

Selain jemaah yang meninggal dunia, lanjut Nabila, PPIH juga terus memantau kondisi kesehatan para jemaah yang mengalami sakit akibat faktor kelelahan fisik. Berdasarkan data medis, terdapat 8 jemaah yang masih tertahan dan menjalani perawatan intensif di rumah sakit Arab Saudi, di mana dua orang di antaranya merupakan petugas pendamping haji.

"Untuk data medis terbaru, ada 5 jemaah haji yang terpaksa langsung dilarikan ke fasilitas kesehatan setibanya di tanah air. Lima jemaah, saat ini sedang menjalani perawatan berkala di poliklinik Embarkasi Solo karena kondisi fisiknya drop setelah menempuh perjalanan udara yang panjang " katanya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....