Suhu Ekstrem Arab Saudi, PPIH Solo Imbau Jemaah Gunakan APD Lengkap

  • 09 Jun 2026 13:00 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Boyolali - Panitia Penyelenggara Ibadah Haji atau PPIH Debarkasi Solo mengeluarkan imbauan ketat kepada seluruh jemaah haji gelombang kedua yang saat ini mulai bergerak menuju Kota Madinah untuk melaksanakan ibadah sunnah. Peringatan ini diterbitkan menyusul laporan terbaru mengenai kondisi cuaca ekstrem berupa paparan suhu udara yang sangat panas di Arab Saudi.

Humas PPIH Debarkasi Solo, Nabiila Azka Amaalia, meminta para jemaah untuk selalu menggunakan Alat Pelindung Diri atau APD selama beraktivitas di luar ruangan. Langkah preventif ini dinilai sangat penting guna menjaga stabilitas fisik jemaah mengingat seluruh prosesi inti ibadah haji di Mekah sebenarnya telah selesai dilewati.

“Sampai saat ini cuaca yang terupdate dari Arab Saudi itu sangat-sakat cukup panas ya. Jadi kami terus mengimbau kepada seluruh jemaah haji yang masih di Tanah Suci untuk selalu menggunakan alat pelindung diri, karena itu demi keamanan dan kenyamanan jemaah haji. Tentunya silakan beraktivitas dengan secukupnya, tidak perlu memforsir,” ujar Nabila saat dikonfirmasi RRI, Selasa 9 Juni 2026.

Pergeseran rombongan haji gelombang kedua ke Madinah ini ditujukan agar para jemaah bisa melaksanakan rangkaian ibadah mendoakan Rasulullah serta kegiatan sunnah lainnya dengan khidmat. Namun, PPIH mengingatkan agar antusiasme ibadah tersebut harus dibarengi dengan kesadaran menjaga kecukupan cairan tubuh demi menghindari dehidrasi.

Nabiila menekankan, pemakaian APD seperti payung, kacamata hitam, dan masker merupakan proteksi mendasar yang wajib dipatuhi oleh para jemaah. Kedisiplinan jemaah dalam menjaga kondisi tubuh di tengah cuaca panas ekstrem menjadi kunci utama kelancaran sisa perjalanan ibadah hingga jadwal kepulangan tiba.

“Kami berharap seluruh jemaah haji dapat menyikapi situasi cuaca ini dengan bijak dengan tidak memaksakan diri melakukan aktivitas fisik yang berlebihan di siang hari. Utamakan keselamatan kesehatan fisik masing-masing agar seluruh jemaah gelombang kedua ini nantinya bisa pulang ke tanah air dalam kondisi yang tetap sehat walafiat,” ujar Nabiila.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....