Jemaah Wafat Keberangkatan Embarkasi Solo Bertambah Jadi Empat

  • 10 Mei 2026 17:32 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Boyolali - Jemaah wafat keberangkatan PPIH Embarkasi Solo bertambah satu orang asal Kabupaten Blora. Dengan tambahan ini, total jemaah yang wafat terdata menjadi empat orang.

Satu jemaah yang wafat sendiri sempat dirawat secara intensif di Rumah Sakit Unit Daerah (RSUD) Medan ketika pesawat transit di Bandara Internasional Kualanamu sebelum menuju ke Mekkah, Arab Saudi.

Ditemui di kantor Humas PPIH Embarkasi Solo pada Minggu, 10 Mei 2026, Kasi Humas Nabiila Azka Amaalia, menjelaskan bahwa jemaah atas nama Sutrisno asal Kabupaten Blora mengalami sesak napas dan dilakukan penanganan medis sebelum akhirnya meninggal dunia.

"Ketika pesawat transit, beliau merasakan sesak napas. Setelah diberikan oksigen oleh tim medis sempat merasakan ada perbedaan. Namun kembali sesak napas dan akhirnya diturunkan terlebih dahulu di Medan untuk penanganan medis di Rumah Sakit Daerah. Lalu di hari Jumat, 8 Mei 2026 kami dikabarkan Pak Sutrisno meninggal dunia," kata Nabiila Azka Amaalia.

Pihak PPIH Embarkasi Solo mengucapkan rasa duka yang mendalam atas berpulangnya calon jemaah haji yang Kabupaten Blora tersebut. Ditambahkan Nabiila Azka Amaalia bahwa semua jemaah yang meninggal dalam proses pemberangkatan maupun yang sudah menjalankan ibadah di tanah suci, akan dibadalkan oleh Pemerintah ataupun petugas haji.

"Untuk jemaah haji yang sudah berangkat namun wafat ketika perjalanan ataupun ketika di Madinah atau Mekkah, nanti hajinya akan dibadalkan oleh Pemerintah atau petugas haji, serta untuk keluarga nantinya akan mendapatkan asuransi sebesar bipih atau Biaya Perjalanan Ibadah Haji," katanya menambahkan.

PPIH Embarkasi Solo juga masih menunggu istri dari Almarhum Sutrisno calon jemaah haji asal Kabupaten Blora yang meninggal, untuk berkenan diberangkatkan kembali ke tanah suci atau tidak. Karena pada saat jemaah diturunkan di Medan, sang istri diketahui ikut turun.

Dengan bertambah satu calon jemaah wafat, dalam data berjalan PPIH Embarkasi Solo mendata sudah ada empat jemaah yang meninggal dunia. Tiga diantaranya berasal dari kloter tiga atas nama Rodiyah Wayan, kloter 12 atas nama Siti Rahayu Sanusi dan kloter delapan atas nama Akhmad Nurokhman Zaeni. (JK/MI)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....