Kloter 55 Solo Didominasi 80% Lansia, Petugas Perketat Pendampingan Kursi Roda

  • 09 Mei 2026 11:18 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta – Tantangan fisik menjadi fokus utama petugas haji pada keberangkatan Kloter 55 yang tiba di Embarkasi Solo, Sabtu, 9 Mei 2026.

Rombongan yang menggabungkan jemaah asal Kabupaten Wonogiri dan Boyolali ini tercatat didominasi oleh kelompok lanjut usia (lansia) dengan persentase mencapai 80 persen dari total jemaah dalam satu kloter.

Ketua Kloter 55, Kusun Dahari, mengungkapkan dari sekian banyak jemaah lansia, terdapat 15 jemaah yang memerlukan bantuan kursi roda.

Guna memastikan kelancaran ibadah, pihaknya telah melakukan tracing dan memastikan setiap jemaah pengguna kursi roda telah memiliki pendorong atau pendamping yang siap sigap membantu selama prosesi haji berlangsung.

"Catatan kami menunjukkan 80 persen adalah lansia, sementara jemaah di bawah usia 30 tahun hanya sekitar 8 orang. Kami pastikan 15 jemaah pengguna kursi roda sudah ada pendampingnya," ujar Kusun Dahari saat ditemui rri.co.id, di Asrama Haji Donohudan, Sabtu, 9 Mein 2026.


Meskipun didominasi lansia, terdapat jemaah termuda di kloter ini yang baru berusia 25 tahun, sementara jemaah tertua menyentuh usia 85 tahun.

Kusun menegaskan bahwa petugas kloter terus menjalin kerja sama intensif dengan tim medis untuk memantau jemaah risiko tinggi (risti). Koordinasi ini dilakukan guna mewujudkan tagline haji tahun 2026 yakni haji ramah lansia, perempuan, dan disabilitas.

"Harapan kami adalah utuh rombongan, utuh regu, dan utuh kloter hingga kembali ke tanah air. Petugas melayani dengan sepenuh hati karena keamanan dan kenyamanan lansia adalah prioritas kami," katanya.

Hingga saat ini, total jemaah yang telah masuk ke Asrama Haji Donohudan mencapai 53 kloter dengan total 19.061 jemaah. Dari jumlah tersebut, 50 kloter atau sebanyak 17.927 jemaah telah sukses diterbangkan menuju tanah suci melalui Bandara Adi Soemarmo Boyolali. (Dania)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....