Wabup Boyolali Minta Petugas Haji Selalu Jaga Kesehatan
- 07 Mei 2026 08:05 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Petugas Haji Daerah (PHD) Kabupaten Boyolali berpamitan dengan Wakil Bupati (Wabup) Dwi Fajar Nirwana sebelum menjalankan tugasnya untuk mendampingi para jemaah haji.
Kedatangan para petugas haji diterima langsung Wabup Boyolali Dwi Fajar Nirwana di Ruang Merbabu Kantor Bupati pada Selasa 5 Mei 2026. Dalam pamitan ini, Wabup Dwi Fajar Nirwana meminta para petugas haji bisa menjaga kesehatan tubuhnya dengan rutin melatih fisik.
"Karena ibadah haji itu menguras fisik mental, saya berharap dan menghimbau untuk benar benar mempersiapkan diri dari fisik, latihan jalan, berolahraga, perbanyak air putih dan makanan yang sehat serta istirahat yang cukup," kata Wabup Boyolali, Dwi Fajar Nirwana.
Ditambahkan Dwi Fajar Nirwana juga, dengan menjaga kondisi tubuh tetap fit dan prima, akan membuat fokus beribadah semakin khusyuk saat berada di Arab Saudi.
"Jadi fisiknya harus benar-benar selalu prima agar nanti ibadah di Mekkah dan Madinah selalu dalam keadaan fit dan prima sehingga ibadahnya bisa khusyuk dan fokus," kata Wabup Boyolali, Dwi Fajar Nirwana.
Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Boyolali, M. Arief Wardianta, mengatakan ratusan jemaah calon haji asal Kabupaten Boyolali akan didampingi Pembimbing Haji Daerah (PHD) sebanyak lima orang yang terdiri dari pelayanan kesehatan dan pelayanan umum.
"Mudah mudahan dengan keberangkatan haji Kabupaten Boyolali ini semuanya diberikan sehat diberikan kelancaran," ucap M. Arief Wardianta.
Terkait adanya perbedaan aturan petugas pendamping haji pada tahun ini yang sebelumnya pembimbing ibadah, pelayanan kesehatan dan pelayanan umum, namun pada tahun ini ada perubahan. Ditambahkan M. Arief Wardianta semua kewenangan Kementerian Haji dan Umroh.
"Jadi dengan adanya perubahan, untuk pendamping mulai tahun ini kewenangan ada di Kementerian Haji dan Umroh. Kemudian untuk petugas daerah hanya ada petugas pelayanan umum dan petugas pelayanan kesehatan," ucapnya menambahkan. (JK/MI)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....