Alur Baru Embarkasi Solo, Jemaah Kantongi Kartu Nusuk Sejak di Tanah Air

  • 20 Apr 2026 19:29 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Boyolali - Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Solo menerapkan alur pelayanan baru bagi jemaah haji tahun 2026 dengan membagikan dan mengaktivasi Kartu Nusuk langsung di tanah air. Kebijakan ini berbeda secara signifikan dengan tahun sebelumnya, di mana Kartu Nusuk baru dibagikan saat jemaah sudah tiba di Arab Saudi.

Ketua PPIH Embarkasi Solo, Fitriyanto, menjelaskan langkah ini bertujuan untuk memberikan rasa tenang bagi jemaah sebelum berangkat menuju tanah suci. Dengan mengantongi kartu yang sudah aktif sejak di asrama, jemaah dapat langsung menggunakan akses tersebut untuk beribadah di Raudhah, Masjidil Haram, hingga prosesi di Arafah, Muzdalifah, dan Mina.

“Tahun kemarin pembagian Kartu Nusuk di Arab Saudi, tapi tahun ini oleh Syarikat didekatkan kepada jemaah. Jadi sebelum berangkat langsung kita berikan dan kita aktivasi, sehingga begitu sampai Arab Saudi kartu itu sudah aktif dan bisa langsung dipakai ibadah,” ujar Fitriyanto, Senin 20 April 2026.

Fitriyanto memaparkan alur kedatangan jemaah di Embarkasi Solo kini terintegrasi dalam sistem layanan satu pintu di Gedung Jeddah. Begitu tiba, jemaah akan mendapatkan arahan singkat, pembagian kartu akomodasi, serta Kartu Nusuk untuk masing-masing rombongan sebelum menjalani pemeriksaan kesehatan akhir untuk menentukan laik terbang.

“Setelah keluar dari pemeriksaan kesehatan, jemaah diberikan paspor, visa, dan living cost. Tahap selanjutnya adalah aktivasi Kartu Nusuk, pemberian gelang identitas, serta alat pelindung diri sebelum jemaah masuk ke kamar untuk beristirahat menunggu jadwal keberangkatan,” ucapnya.

Untuk memastikan kelancaran aktivasi kartu tersebut, pihak Syarikat dari Arab Saudi menerjunkan perwakilan langsung di embarkasi untuk mendampingi petugas lokal. Kolaborasi ini memastikan setiap jemaah memiliki identitas digital yang valid karena tanpa Kartu Nusuk, jemaah dipastikan tidak bisa melaksanakan rangkaian ibadah haji di Makkah dan Madinah.

“Artinya petugas Syarikat itu langsung ada perwakilan dari Arab Saudi di sini untuk dilibatkan dalam aktivasi kartu. Harapannya jemaah merasa tenang karena terbang sudah mengantongi kartu tersebut sehingga bisa lebih khusyuk beribadah kepada Allah,” ujar Fitriyanto.

Persiapan layanan ini disebut telah mencapai hampir 100 persen dengan simulasi yang melibatkan seluruh tenaga pendukung. PPIH Embarkasi Solo berkomitmen memberikan pelayanan prima bagi 34 ribu lebih jemaah, termasuk edukasi bagi jemaah muda untuk membantu lansia selama proses administrasi di asrama hingga keberangkatan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....