SDN Mojorejo 1 Sragen Dibobol Maling, Proyektor Baru Senilai Rp6 Juta Raib
- 21 Jul 2026 15:48 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, SRAGEN — Aksi pencurian menyasar fasilitas pendidikan di Kabupaten Sragen. Gedung SD Negeri Mojorejo 1 yang berlokasi di Dukuh Kembangan, Desa Mojorejo, Kecamatan Karangmalang, Sragen dibobol pencuri pada Jumat 17 Juli 2026 sore. Akibat kejadian tersebut, sebuah proyektor baru senilai Rp6 juta yang berada di ruang guru raib dibawa kabur pelaku.
Berdasarkan rekaman CCTV sekolah, aksi nekat pencuri tersebut terjadi sekitar pukul 15.40 WIB. Saat itu, kondisi sekolah sudah dalam keadaan sepi dan pintu ruang guru telah terkunci karena kegiatan belajar mengajar maupun aktivitas guru telah selesai. Kejadian ini baru disadari dan ramai dibahas pihak sekolah pada Jumat malam sekitar pukul 23.00 WIB.
Kabar mengenai pembobolan sekolah ini sempat diunggah dan tular di media sosial oleh warga serta pihak sekolah dengan mengunggah potongan rekaman CCTV. Unggahan tersebut meminta bantuan masyarakat untuk mengenali sosok pelaku yang terekam kamera pengawas guna membantu proses penyelidikan.
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Sragen mengaku prihatin atas insiden tersebut. Sekretaris Disdikbud Kabupaten Sragen, Sukisno, menyayangkan aksi pencurian yang justru terjadi pada sore hari saat sekolah baru saja kosong.
"Kami tentu merasa prihatin dengan adanya kejadian pencurian di SD N Mojorejo 1. Menjadi perhatian kami juga karena pencurian ini terjadi di sore hari. Yang hilang adalah satu unit proyektor/LCD baru bernilai sekitar Rp6 juta yang digunakan untuk menunjang proses pembelajaran siswa," ujar Sukisno saat dikonfirmasi, Selasa 21 Juli 2026.
Sukisno menambahkan, dari informasi sementara yang diterima dari Korwil Pendidikan setempat, tidak ditemukan adanya kerusakan fisik pada pintu maupun jendela gedung sekolah. Ia menduga ada faktor kelalaian saat mengunci ruangan setelah jam sekolah usai. Hilangnya proyektor tersebut baru diketahui Jumat malam saat penjaga sekolah sedang menyiram tanaman di lingkungan sekolah.
Menyikapi berulangnya kasus pencurian di lingkungan sekolah, pihak Disdikbud Sragen mengimbau seluruh pengelola sekolah untuk lebih ketat menjaga keamanan aset, terlebih sebagian besar sekolah di Sragen telah dilengkapi kamera pengawas.
"Sebenarnya setiap momen liburan atau kesempatan lainnya kami selalu memberikan imbauan kehati-hatian. Secara antisipasi dan perangkat pengamanan, sebagian besar sekolah sudah menyiapkan, termasuk CCTV. Namun, kami minta faktor kehati-hatian seperti memastikan penguncian pintu dan jendela tetap harus ditingkatkan," kata Sukisno.
Sementara itu, Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyasari melalui Kapolsek Karangmalang AKP Joni Kurniawan membenarkan adanya laporan dugaan pencurian tersebut dan menegaskan bahwa jajaran kepolisian saat ini tengah melakukan penyelidikan intensif.
"Kejadian hari Jumat sore, namun baru dilaporkan ke kepolisian. Barang yang hilang satu unit proyektor di ruang guru. Tim kami saat ini sudah bergerak di lapangan untuk menganalisis rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian maupun jalur-jalur yang kemungkinan dilintasi oleh pelaku," kata AKP Joni.
Polisi juga telah memintai keterangan beberapa guru sebagai saksi. Berdasarkan keterangan awal, pihak sekolah tidak mengenali sosok pelaku yang terekam CCTV dan memastikan pelaku bukan berasal dari lingkungan internal sekolah. MI
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....