Tertembak Senapan Angin, Petani Asal Plupuh Sragen Tewas, Sempat Dirawat 8 Hari
- 18 Jul 2026 20:42 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Sragen - Nasib nahas dialami seorang petani di Kecamatan Plupuh, Kabupaten Sragen. Petani tersebut meninggal dunia usai mengalami luka tembak yang diduga berasal dari peluru senapan angin.
Korban diketahui bernama Sutarman alias Zainuri (74), warga Dukuh Manyaran, Desa Manyarejo, Kecamatan Plupuh, Kabupaten Sragen. Korban mengembuskan napas terakhir di RSUD Dr. Moewardi Surakarta pada Kamis 16 Juli 2026 sekitar pukul 15.00 WIB.
Korban sempat menjalani perawatan intensif selama delapan hari akibat luka di bagian pinggang kiri. Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyasari melalui Kapolsek Plupuh Iptu Mohamat Nur Arifin, peristiwa bermula pada Rabu, 8 Juli 2026 sekitar pukul 09.30 WIB.
"Saat itu korban sedang merapikan pematang sawah dan membuat saluran air di lahan pertaniannya di Dukuh Manyaran," ucap Iptu Nur Arifin melalui keterangan tertulis, Sabtu 18 Juli.
Lanjut Kapolsek, ketika bekerja dalam posisi jongkok menghadap ke barat, korban tiba-tiba merasakan benda yang menusuk bagian pinggang kiri dari arah belakang dengan keras..Awalnya korban tidak menyadari penyebab luka tersebut dan tetap beraktivitas.
Namun beberapa saat kemudian ia mulai merasa pusing dan nyeri hingga akhirnya pulang ke rumah. Setelah diperiksa keluarganya, ditemukan luka yang mengeluarkan darah di bagian pinggang kiri.
"Korban kemudian dilarikan ke Puskesmas Plupuh II sebelum dirujuk ke RS PKU Muhammadiyah Sragen," ujar Kapolsek.
Lantaran kondisinya memburuk, korban kemudian dirujuk ke RSUD Dr. Moewardi Surakarta pada 9 Juli 2026 untuk menjalani perawatan intensif. Meski telah mendapatkan penanganan medis, kondisi korban tidak berhasil diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia pada 16 Juli 2026.
Jenazah korban lantas dimakamkan di pemakaman di desa tempat tinggalnya. Sementara itu kasus penyelidikan masih bergulir di Polsek Plupuh. MI
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....