KPK Perkuat Kota Surakarta Sebagai Percontohan Antikorupsi di Indonesia

  • 05 Agt 2026 23:14 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), kembali mendatangi Pemerintah Kota Surakarta, untuk melakukan monitoring implementasi indikator Kota Percontohan Antikorupsi.

Bertempat di lingkungan Balai Kota Surakarta, KPK melakukan monitoring implementasi indikator ber-AKSI, Berani Berantas Korupsi dengan menghadirkan seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di ruang Manganti Praja pada Selasa, 4 Agustus 2026.

Wakil Kepala Satgas I, Direktorat Pembinaan Peran Serta Masyarakat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Ariz Dedy Arham menjelaskan bahwa kegiatan ini dilakukan untuk memastikan Pemkot Surakarta, tetap memiliki komitmen serta konsistensi tinggi dalam menerapkan berbagai kriteria percontohan antikorupsi yang telah diuji sejak tahun 2024.

"Kami ingin memastikan bahwa Surakarta masih komitmen dan konsisten menerapkan apa yang sudah pernah kami uji pada tahun 2024 yang lalu. Apalagi Surakarta ini menjadi rujukan bagi kabupaten dan kota lain jika ingin belajar mengenai tata kelola pemerintahan yang baik dan bebas dari korupsi," kata Ariz Dedy Arham.

Dirinya menambahkan, keterbukaan publik, pemanfaatan media sosial untuk transparansi anggaran, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta pelibatan masyarakat dalam pengawasan menjadi fokus penting yang terus dicermati oleh KPK.

Guna memperkuat integritas dan pencegahan korupsi hingga ke tingkat paling bawah, Pemkot Surakarta telah menggulirkan sejumlah program inovatif unggulan.

Di antaranya program Sekolah Berintegritas di jenjang SD dan SMP, serta pembentukan Teras Kelurahan Antikorupsi, sebagai wadah masyarakat untuk berkonsultasi maupun melaporkan dugaan pelanggaran secara langsung.

Sementara itu, Kepala Inspektorat Kota Surakarta, Arif Darmawan, menegaskan bahwa monitoring tahunan oleh KPK ini menjadi pelecut semangat Pemerintah Kota untuk terus melahirkan inovasi pelayanan yang akuntabel dan berintegritas.

"Nah, kita menjadi kota percontohan yang pertama se-Indonesia untuk kota percontohan antikorupsi dan di tahun ini ada inovasi-inovasi yang menurut KPK tadi perlu mendapat perhatian khusus dan nantinya akan diadakan kunjungan yaitu adanya sekolah berintegritas. Ini juga salah satu inovasi unggulan kita dan menjadi role model juga di Jawa Tengah," ucap Arif Darmawan.

Selain memaparkan capaian program dalam pertemuan bersama jajaran OPD, tim KPK juga menjadwalkan kunjungan langsung ke lapangan, untuk meninjau secara mendalam pelaksanaan Sekolah Berintegritas serta Kelurahan-Kelurahan kandidat Teras Antikorupsi di Kota Surakarta. (JK)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....