Beri Klarifikasi, Legislator Solo Ini Penuhi Panggilan Polda Bali Sebagai Saksi
- 15 Sep 2026 23:10 WIB
- Surakarta
RRI.co.id, Surakarta – Anggota Fraksi Partai Gerindra DPRD Kota Solo, Kevin Candra Sadewa, memberikan klarifikasi terkait pemanggilan dirinya oleh penyidik Polda Bali. Pemanggilan tersebut berhubungan dengan kasus hukum yang menjerat salah satu karyawannya.
Kevin mengonfirmasi bahwa ia menerima surat pemanggilan dari Polda Bali dalam kapasitasnya sebagai saksi. Dirinya adalah pemilik usaha toko elektronik, bukan sebagai anggota dewan.
"Jadi saya memang menerima undangan panggilan dari Polda Bali, karena salah satu kepala toko saya tersandung masalah pembelian HP yang di mana secara tidak sengaja, atau tidak disadari HP yang dibeli dari seorang customer yang lewat ternyata HP itu bermasalah," ucap Kevin saat dikonfirmasi awak media, Selasa 15 September 2026.
Ia membantah keras tuduhan yang menyebut dirinya terlibat dalam kasus dugaan penadahan barang curian. Menurutnya, pemanggilan oleh kepolisian murni untuk memberikan keterangan dan bentuk tanggung jawabnya sebagai pemilik toko.
"Pemanggilan saya tidak seperti isu berita penadahan yang beredar, itu tidak benar. Tidak ada indikasi saya sebagai penadah atau unsur kesengajaan dari pihak kami untuk membeli barang hasil kejahatan," kata wakil rakyat dari daerah pemilihan Banjarsari tersebut dengan tegas.
Kevin menambahkan, sebelum dilantik menjadi anggota DPRD Solo periode 2024–2029, ia memang sudah lama berprofesi sebagai pengusaha dan memiliki sejumlah cabang toko telepon seluler di beberapa kota.
Sebagai warga negara yang taat hukum, ia memenuhi panggilan pihak kepolisian untuk memberikan kesaksian secara kooperatif. Ini sekaligus memastikan tugas utamanya dalam mengawal aspirasi masyarakat Solo tetap berjalan tanpa gangguan.
"Saya sebagai anggota DPRD Solo pun menyatakan tindakan tercela melawan hukum atau penadahan itu tidak baik. Jadi apa yang beredar itu salah kaprah. Dan saya meluruskan bahwa saya anggota DPRD Solo tetap mengawal aspirasi masyarakat Kota Solo," ujarnya. MI
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....