Jelang Festival, Langit 'IKN' Sragen mulai Dihiasi Layang-Layang Raksasa
- 28 Agt 2026 22:21 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Sragen — Langit Kabupaten Sragen bersiap dihiasi warna-warni layang-layang raksasa. Halaman Kantor Pemda Terpadu Sragen atau biasa disebut IKN-nya Sragen akan menjadi pusat perhatian dalam ajang Festival Layang-Layang Petrosaurus Jilid II pada Minggu 30 Agustus 2026.
Pantauan pada Jumat 28 Agustus sore sejumlah penghobi layang-layang sudah mulai menerbangkan layang-layang berbagai ukuran dan jenis. Ada yang jenis naga hingga yang berbentuk burung maupun lainnya.
Ketua Panitia Festival, Jarot, menyampaikan bahwa perhelatan tahun ini merupakan sekuel dari gelaran serupa yang sukses dilaksanakan tahun lalu. Berbeda dari pelaksanaan sebelumnya yang digelar pada bulan Oktober, tahun ini panitia memajukan jadwal acara ke bulan Agustus.
Antusiasme peserta tercatat sangat tinggi menjelang hari pelaksanaan. Data pendaftaran daring menunjukkan setidaknya 25 layang-layang raksasa siap bertanding, di luar peserta yang mendaftar secara langsung di lokasi.
"Kategori yang paling mendominasi adalah layang-layang tradisional. Namun, panitia juga membuka kategori dua dimensi dan tiga dimensi yang peminatnya terus bertambah," ujar Jarot.

Guna memastikan kelancaran acara yang bergantung pada kondisi cuaca, panitia telah melakukan uji coba kelayakan angin pada Jumat pekan ini. Hasil pemantauan menunjukkan hembusan angin di lokasi sangat mendukung untuk menerbangkan layang-layang berukuran besar maupun kelas eksibisi.
Selain kompetisi udara, festival ini juga menggandeng sektor ekonomi kreatif dengan menghadirkan stan bazar dari 30 UMKM binaan Bank Joko Tingkir. Area UMKM ditempatkan khusus di halaman belakang agar tidak mengganggu area perlombaan.
Rangkaian acara dijadwalkan dimulai pukul 09.00 WIB, diawali dengan penilaian teknis layang-layang di darat sambil menunggu hembusan angin optimal.
Ajang skala regional ini tidak hanya diikuti peserta lokal Sragen dan Solo Raya, tetapi juga menggaet pegiat layang-layang dari Boyolali, Klaten, Kebumen, hingga Magelang melalui koordinasi bersama komunitas Pelangi dan Talimaya. MI
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....