Keseruan Peringatan Hari Kartini Berbagi Sembako-Pijat Kepada Buruh Gendong
- 21 Apr 2026 17:23 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Setiap 21 April menjadi mooment penting untuk dirayakan bagi kaum perempuan. Seperti yang di lakukan para buruh gendong di Pasar Legi Solo ikut serta memperingati hari Kelahiran Pahlawan Nasional Emansipasi Wanita, RA Kartini.
Pantauan rri.co.id, Sekitar pukul 10.00 WIB, puluhan buruh gendong,duduk berjajar di depan tangga pintu masuk Pasar Legi. Mengenakan jarit panjang yang biasanya untuk menggendong barang disematkan di atas bahu masing masing sebagai asesoris mereka.
Dengan penuh suka cita dan suasana hangat ketika karyawan Mercure Solo yang kesemuanya mengenakan kain dan kebaya kompak memijat relaksasi para buruh gendong. Setelah itu mereka diberi bingkisan sembako yang dikemas dalam tas putih bertuliskan Mercure Solo Hotel.
Tentrem salah satu buruh gendong dii Pasar Legi Solo mengaku telah bekerja selama 40 tahun di pasar induk Kota Bengawan. Dia merasa senang dengan adanya peringatan Hari Kartini di pasar Legi.
Setip harina dia rutn menggendong barang hingga 1 Kwintal merasa senang berkesempatan merasakan relaksasi dipijit oleh karyawati Mercure Hotel Solo.
"Pijitannya enak dan terasa, setiap hari selalu gendong barang setengah Kwintal, gendoh juga 1 kwintal pasa masih muda. Penghasilan Rp40 - Rp60 ribu," ucapnya.
Senada disampaikan Indarti, buruh Gendong lainnya juga merasa senang mendapatkan sembako di hari kartini, bisa meringankan beban pengeluaran.
"Senang dapat semabko, sayapernah baea 1 Kwintal, dalam sehari bisa mengakut 4 -5 kali,bayarannya Rp1000 - Rp2000," ujarnya.

Sementara General Manager Mercure Solo Hotel, Dodit Nindyo Hapsoro menjelaskan acara ini merupakan bagian dari kegiatan aksi Corporate Social Responsibility (CSR) bertajuk “Berbagi Kebahagiaan Bersama Buruh Gendong” di Pasar Legi. Kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian terhadap para pekerja yang berperan penting dalam roda perekonomian pasar tradisional, salah satunya buruh gendong yang kesehariannya bekerja keras mendukung kelancaran distribusi barang di pasar Legi.
“Tanpa peran ibu-ibu buruh gendong, perputaran ekonomi, khususnya di pasar tradisional, tidak akan berjalan optimal seperti saat ini,” ujarnya.
Dodit menambahkan, peringatan hari Kartini memilih Buruh gendong , karena para buruh gendong merupakan sosok pekerja tangguh yang patut menjadi inspirasi. Meski sebagian besar telah berusia lanjut, mereka tetap menunjukkan semangat juang tinggi dalam menghadapi tantangan ekonomi.
Mercure Solo Hotel menyalurkan paket sembako berupa beras, gula,mie instan, tepung terigu dan Minyak goreng kepada 40 buruh gendong yang tergabung dalam paguyuban Buruh Gendong pasar Legi, Solo.(SF/MI)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....