7 Cara UMKM Kuliner Naik Kelas, Bukan Tambah Modal

  • 08 Sep 2026 21:27 WIB
  •  Surakarta
Poin Utama
  • Pelaku UMKM membutuhkan strategi berlapis untuk naik kelas, tidak hanya bergantung pada tambahan modal saja.
  • Esther MM, pemilik Wedangan MM, membahas pengalaman praktis dalam mengembangkan usaha wedangan dan pembukaan peluang kerja masyarakat dalam forum Obrolan Astacita Pro4 RRI Surakarta.
  • Diskusi difokuskan pada strategi komprehensif yang mencakup aspek-aspek selain finansial untuk kesuksesan UMKM jangka panjang.

RRI.CO.ID, Surakarta - Pelaku UMKM perlu strategi berlapis untuk naik kelas, bukan hanya mengandalkan tambahan modal. Hal itu dibahas dalam Obrolan Astacita Pro4 RRI Surakarta pada 7 September 2026.

Narasumber dialog tersebut ialah Esther, M.M, Owner Wedangan MM. Ia membagikan pengalaman mengembangkan usaha wedangan sekaligus membuka peluang kerja bagi masyarakat.

Obrolan Astacita merupakan dialog radio Pro4 RRI Surakarta yang membahas isu ekonomi dan pemberdayaan masyarakat. Pada 7 September 2026, dialog bertema 'Wedangan Naik Kelas, UMKM Tumbuh, Ekonomi Rakyat Menguat' dipandu Roy Rohim.

Berikut adalah 7 cara UMKM naik kelas, bukan sekedar tambah modal

  1. Menjaga kualitas produk

Kualitas produk menjadi salah satu dasar agar pelanggan merasa puas dan kembali membeli.

Esther memilih mengolah makanan sendiri agar kualitas bahan dan rasa lebih mudah dikontrol.

  1. Memberikan pelayanan terbaik

Pelayanan menjadi faktor penting dalam mempertahankan pelanggan di tengah persaingan usaha kuliner.

Menurut Esther, pelanggan harus dihargai dan dilayani dengan baik tanpa melihat latar belakang ekonominya.

  1. Menjaga harga tetap bersaing

Pelaku usaha perlu menentukan harga yang mampu menjaga keseimbangan antara kebutuhan pelanggan dan keuntungan usaha.

Esther memilih menjaga harga agar pelanggan tidak merasa dimanfaatkan ketika harga bahan mengalami perubahan.

  1. Membangun komunitas pelanggan

Lokasi bukan satu-satunya penentu keberlangsungan usaha ketika pelaku memiliki komunikasi yang kuat dengan pelanggan.

Wedangan MM memanfaatkan media sosial dan grup WhatsApp untuk menyampaikan informasi kepada komunitasnya.

  1. Mengelola keuntungan untuk pengembangan

Keuntungan usaha perlu disisihkan agar dapat digunakan kembali untuk mengembangkan bisnis.

Cara tersebut membantu pelaku usaha mengurangi ketergantungan terhadap utang tambahan ketika ingin naik kelas.

“Kalau mau naik kelas ya kembali lagi, usaha naik kelas itu menyisihkan apa yang kemarin kita dapat,” ujar Esther.

  1. Fokus dan konsisten menjalankan usaha

Pelaku UMKM perlu fokus mengembangkan usaha utama sebelum membuka cabang atau usaha tambahan.

Esther mengingatkan agar pelaku tidak mudah berganti usaha ketika menghadapi masa sepi.

  1. Mengukur keberhasilan dari pertumbuhan pelanggan

Menurut Esther, bertambahnya pelanggan menjadi salah satu ukuran penting sebuah usaha mengalami perkembangan.

Pertumbuhan pelanggan berpotensi meningkatkan omzet sekaligus memperkuat keberlangsungan usaha.

Dengan demikian, UMKM kuliner dapat naik kelas melalui kombinasi kualitas, pelayanan, harga, pemasaran, pengelolaan keuntungan, dan konsistensi. Modal tetap penting, tetapi keberhasilan usaha juga ditentukan kemampuan pelaku mempertahankan pelanggan dan mengelola bisnis.

Informasi dialog pemberdayaan masyarakat lainnya dapat didengarkan melalui Pro4 RRI Surakarta 95,2 FM atau RRI Digital. Sahabat budaya juga dapat menyimpan nomor Pro4 089520895244 untuk mengetahui berbagai acara menarik lainnya.

(Roy Nur Rohim - Penyiar)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....