Tradisi Yaa Qowiyyu Jatinom Klaten Berkah Bagi UMKM, Penjualan Apem Laris Manis
- 01 Agt 2026 22:46 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Klaten - Tradisi tahunan Grebeg Saparan Yaa Qowiyyu di Jatinom, Kabupaten Klaten, membawa berkah tersendiri bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), khususnya para pedagang kue apem khas Jatinom. Momen budaya ini dimanfaatkan oleh pedagang rutin maupun pedagang dadakan untuk mengais rezeki.
Tradisi yang digelar untuk mengenang jasa dan perjuangan Ki Ageng Gribig dalam menyebarkan agama Islam tersebut terbukti mendongkrak omzet penjualan apem hingga dua sampai tiga kali lipat dibandingkan hari biasa.
Salah seorang pedagang apem di Jatinom, Tri Handayani, mengaku mengalami peningkatan penjualan yang cukup signifikan selama berlangsungnya perhelatan Grebeg Saparan.
"Alhamdulillah, ada peningkatan penjualan. Selama dua hari kemarin bisa menjual 12 kilogram sampai 18 kilogram. Kalau hari biasa paling hanya 3 kilogram, dan kalau pas ramai sekitar 7 kilogram," ujar Tri, Jumat 31 Juli 2026.
Tri menambahkan, momentum bulan Saparan dan Ruwah selalu dimanfaatkan oleh para perantau asal Jatinom untuk pulang ke kampung halaman. Selain bersilaturahmi, para perantau tersebut biasanya menyempatkan diri untuk berziarah ke makam Ki Ageng Gribig.
Sementara itu, Sekretaris Umum sekaligus Ketua Dewan Penasihat Pengelola Pelestari Peninggalan Kyai Ageng Gribig (P3KAG) Jatinom, KRT Mohammad Daryanto Rekso Hastonodipuro, menyampaikan bahwa gelaran budaya ini memberikan dampak multidimensi bagi masyarakat setempat.
"Adanya Grebeg Saparan Yaa Qowiyyu dapat meningkatkan perekonomian masyarakat melalui UMKM, sekaligus memperkuat tali kerukunan dan kebersamaan warga," kata Mohammad Daryanto.
Dalam puncak prosesi tradisi tersebut, panitia membagikan kurang lebih 60 ribu buah kue apem kepada masyarakat umum. Apem tersebut berasal dari sumbangan warga Jatinom dan sekitarnya di wilayah Soloraya.
Uniknya, donasi kue apem tidak hanya datang dari warga lokal, tetapi juga dikirimkan oleh para donatur dan perantau dari luar daerah hingga luar negeri, seperti Kalimantan, Bangka Belitung, hingga Brunei Darussalam. (Adam Sutanto)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....