Ini Alasan Warga Solo Raya Betah Begadang di Pesta Bola Dunia RRI Surakarta
- 08 Jul 2026 13:52 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID., Surakarta - LPP RRI Surakarta mendapat apresiasi dari sejumlah pihak atas penyelenggaraan kegiatan Nonton Bareng (Nonbar) dan Dengar Bareng (Debar) Pesta Bola Dunia bertajuk "Bola Gembira" di Auditorium Sarsito Mangunkusumo, Selasa, 7 Juli 2026 malam. Menyiarkan laga babak 16 besar antara Argentina melawan Mesir yang dimulai pukul 23.00 WIB, RRI menyediakan fasilitas ruang indoor dan area outdoor bagi ratusan warga Kota Solo yang hadir di lokasi.
Dari sektor perbankan, Deputy Branch Manager BTN Solo, Niken Parahita, menyampaikan dukungannya terhadap langkah yang diambil RRI Surakarta. "Saya rasa ini bisa jadi salah satu ajang silaturahmi, menambah sportivitas, dan mempersatukan. Kota Solo bisa semakin rukun melalui olahraga. Sukses untuk RRI," ucapnya saat ditemui di lokasi acara.
Tanggapan positif mengenai atmosfer acara juga datang dari perwakilan Biznet, Gilang Eka Saputra. Ia menjelaskan bahwa situasi di lokasi berjalan aman dan tertib, masyarakat dari berbagai latar belakang dapat berbaur dan memanfaatkan ruang publik yang disediakan oleh RRI tanpa sekat pembatas.
Kenyamanan fasilitas dalam gedung juga dirasakan langsung oleh masyarakat umum yang datang. Kinar (17), salah satu pengunjung nobar, mengaku senang karena bisa mendapatkan tempat yang sejuk di dalam auditorium. Selain itu, ia menambahkan bahwa kehadiran banyak stan UMKM di lokasi sangat memudahkan pengunjung mencari jajanan saat merasa lapar di tengah malam.
Berbeda dengan penonton di dalam gedung, rombongan dari komunitas sepeda Night Cring Crew (NCC) memilih menempati area halaman luar yang dilengkapi fasilitas layar raksasa. Area terbuka tersebut disiapkan oleh RRI guna mengakomodasi penonton yang ingin menikmati pertandingan langsung di bawah langit malam dengan pengamanan maksimal.

Menjaga kualitas produk lokal di tengah momentum Pesta Bola Dunia. Pemilik Kedai Kopi Sukoco, Ian Raymond, tampak telaten meracik kopi pesanan pengunjung di stan UMKM RRI Surakarta, Selasa malam (7/7/2026).( Foto: RRI/Dinar Rusydiana)
Di area halaman tersebut, perwakilan komunitas sepeda NCC (Night Cring Crew) Dedea Pratama Putra, Michael Debrito, dan Bintaraditya Pratama menyatakan dukungannya untuk salah satu tim yang berlaga. "Kami bertiga mendukung Argentina semua," ucap mereka di sela-sela jalannya pertandingan.
Selain komunitas sepeda, lokasi acara juga dihadiri oleh berbagai kelompok hobi dan komunitas profesi wilayah Solo Raya. Berdasarkan pantauan, terlihat perwakilan dari Land Rover Owner Solo Raya, Surakarta Nineties, Solo Entrepreneur Community (Solec), Komunitas Ojek Online Bersatu (Kosber), FKPM Pasar Kliwon, Dx Solo Raya, komunitas otomotif, penggiat seni budaya, dan berbagai komunitas lainnya.
RRI Surakarta juga merancang program ini agar dapat diakses oleh kelompok disabilitas. Komitmen ini diwujudkan dengan melibatkan Persatuan Tunanetra Indonesia (Pertuni), sehingga kelompok disabilitas netra ke depan dapat ikut mengikuti jalannya pertandingan melalui metode Dengar Bareng (Debar).
Selain menyediakan ruang tontonan bagi publik, kegiatan ini melibatkan para pelaku usaha kecil yang tergabung dalam komunitas UMKM RRI Surakarta. Ian Raymond, pemilik Kedai Kopi Sukoco, menekankan pentingnya pemanfaatan bahan baku dalam negeri pada pasar dadakan tersebut. "Tetap menjunjung lokal, kalau pun ada yang impor, tetap support lokal. Termasuk kalau punya perkopian, dalam hal ini biji kopi," kata Ian.
Aktivitas niaga di sekitar lokasi juga diikuti oleh pelaku usaha lainnya, seperti Winna dari Amore Zuppa Soup. Ia menyampaikan bahwa keterlibatan para pelaku usaha dalam momentum siaran sepak bola ini memberikan ruang publikasi yang positif bagi produk kuliner lokal. "Senang bisa gabung dan seru," ucap Winna di area stan makanan. (Dinar Rusydiana)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....