Luncurkan Masjid Preneur Fest 2026, Bupati Target Tiap Desa Punya Masjid Berdaya

  • 15 Jul 2026 12:52 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Sragen - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen resmi meluncurkan program Sragen Masjid Preneur Fest 2026. Program ini merupakan kelanjutan dari kesuksesan program serupa pada tahun 2025, yang bertujuan mendorong masjid-masjid di Bumi Sukowati agar tidak hanya menjadi tempat ibadah ritual, melainkan juga pusat aktivitas ekonomi yang mandiri dan berdampak sosial nyata bagi lingkungan sekitar.

Bupati Sragen, Sigit Pamungkas, menyampaikan bahwa program ini hadir agar kemakmuran masjid membawa keberkahan yang lebih luas bagi jemaah dan masyarakat. Melalui kepemilikan amal usaha atau aktivitas ekonomi, masjid diharapkan mampu membiayai operasionalnya sendiri sekaligus memberdayakan umat.

"Selama ini kita melihat banyak masjid keberkahannya lebih berat di aspek individual, belum merambah ke aspek yang sifatnya sosial. Melalui gerakan ini, kami ingin dampak kehadiran tempat ibadah bagi masyarakat bisa lebih nyata," ujar Sigit usai peluncuran program, Selasa 14 Juli 2026.

Pada pelaksanaan tahun kedua ini, Pemkab Sragen menargetkan perluasan jangkauan dengan konsep one village, one masjid preneur. Target jangka panjangnya, setiap desa dan kelurahan di Kabupaten Sragen—yang totalnya mencapai 208 wilayah—memiliki minimal satu masjid yang mengembangkan ekonomi berbasis jemaah.

Sebagai pembanding, pada festival tahun 2025 lalu baru menjaring 10 masjid sebagai nomine yang kini telah berjalan mandiri. Di luar itu, beberapa masjid besar seperti Masjid Al-Falah Sragen memang sudah lebih dulu berdaya secara ekonomi. Demi memacu semangat pengurus takmir, Pemkab Sragen mendongkrak total hadiah modal kerja pada tahun ini menjadi Rp200 juta, naik dua kali lipat dibanding tahun lalu yang sebesar Rp100 juta.

Terkait sektor usaha, Bupati menerangkan bahwa bidang yang dijalankan akan disesuaikan dengan potensi lokal masing-masing wilayah, mulai dari sektor pertanian, perikanan, hingga jasa. Takmir masjid pun diminta tidak perlu minder atau takut jika belum memiliki konsep bisnis yang matang.

"Semua proposal yang masuk akan kita coaching dan bina terlebih dahulu di bootcamp untuk mempertajam acuan konsep bisnisnya. Setelah terpilih menjadi pemenang pun akan tetap ada pendampingan lanjutan," imbuh Sigit.

Pendaftaran Sragen Masjid Preneur Fest 2026 dibuka mulai 12 Juli hingga 12 Agustus 2026. Dalam pelaksanaannya, Pemkab Sragen berkolaborasi secara makro melibatkan Sekolah Bisnis Sragen (SBS) yang diisi para pengusaha muda, Dewan Masjid Indonesia (DMI), Kementerian Agama (Kemenag), takmir Masjid Al-Falah, Baznas Sragen, hingga PT BPRS Sukowati (Bank Syariah Sragen).

Sementara itu, Direktur Utama Bank Syariah Sragen (BSS), Fahrudin Nur, menjelaskan bahwa dana yang dikucurkan kepada para pemenang murni bersifat hadiah modal kerja, bukan pinjaman yang harus dikembalikan. Pendanaan ini didukung penuh secara kolaboratif oleh BSS dan Baznas Sragen.

Berdasarkan evaluasi performa dari program tahun 2025, perputaran ekonomi berbasis masjid ini menunjukkan hasil yang sangat impresif. Keberhasilan ini bahkan mendapat sorotan positif di tingkat regional.

"Alhamdulillah, program Masjid Preneur Fest ini diapresiasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan dimasukkan dalam program Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD). Ini bahkan menjadi rujukan bagi wilayah lain dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan," ujar Fahrudin.

Ia mencontohkan kesuksesan Juara 1 tahun lalu, yakni Masjid Fathul Karomah di Darangan, Kecamatan Masaran. Melalui unit usaha berbasis pertanian yang dikelolanya, masjid tersebut kini mampu menghasilkan potensi zakat mal mencapai Rp40 juta setiap tiga bulan.

Fahrudin tidak menampik bahwa program sinergis ini memberikan dampak ganda (multiplier effect). Selain menggerakkan ekonomi umat dan memperkuat jaring pengaman sosial di tingkat desa, program ini juga efektif memperluas basis nasabah (customer base) bagi Bank Syariah Sragen. MI

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....