Pemberdayaan Ekonomi Umat, Bupati Sragen Dorong Masjid Punya Usaha

  • 11 Mar 2026 14:34 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Sragen - Bupati Sragen Sigit Pamungkas mendorong masjid-masjid di Kabupaten Sragen tidak hanya menjadi pusat kegiatan ibadah, tetapi juga mampu berperan dalam pemberdayaan ekonomi umat.

Menurutnya, masjid perlu mulai merintis amal usaha yang dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar. Penekanan ini disampaikan Bupati saat menghadiri acara buka bersama BPR Syariah Sukowati Sragen Selasa 10 Maret petang.

“Masjid harus punya amal usaha. Dengan begitu, ketika ada warga yang kesulitan, sakit, atau membutuhkan bantuan modal usaha, masjid bisa ikut berkontribusi,” kata Bupati Sigit Pamungkas.

Bupati menegaskan selama ini masjid lebih banyak menjadi tempat pengumpulan dana dari masyarakat. Namun belum banyak yang memiliki usaha mandiri untuk membantu umat yang membutuhkan.

Bupati Sigit berharap ke depan setiap desa memiliki minimal satu masjid yang mempunyai unit usaha mandiri. Bahkan, ia menggagas kemungkinan adanya festival amal usaha masjid sebagai ajang berbagi inspirasi dan pengembangan ekonomi berbasis masjid.

Menurutnya, sejumlah masjid di Kabupaten Sragen sudah mulai merintis berbagai usaha, mulai dari produksi makanan hingga pemanfaatan lahan untuk kegiatan ekonomi produktif.

Guru Besar Bidang Technopreneur Universitas Muhammadiyah Surakarta, Prof. Dr. Ir. Suranto jadi pembicara buka bersama di BPR Bank Syariah Sragen.

Sedangkan Direktur Utama Bank Syariah Sragen, Fakhruddin Nur menyampaikan, kegiatan Bukber juga mengundang panitia MasjidPreneur Fest 2025. Diharapkan dapat memotivasi para penggerak masjid dan masyarakat untuk menumbuhkan jiwa entrepreneur.

"Kegiatan buka bersama berlangsung khidmat dan penuh kehangatan. Melalui kegiatan ini, Bank Syariah Sragen berharap semangat kolaborasi, pemberdayaan ekonomi, serta nilai kebersamaan di bulan Ramadan dapat terus terjaga dan berkembang di masa mendatang," ujar Fakhruddin.

Kolaborasi antara Bank Syariah Sragen, Masjid Al Falah, Baznas Sragen, Dewan Masjid Indonesia, Kemenag dan Sekolah Bisnis Sragen ini diharapkan mampu mendorong lahirnya pengusaha-pengusaha baru dari tingkat keluarga sehingga memperkuat perekonomian masyarakat di Kabupaten Sragen.

"Memang Bank Syariah Sragen memiliki visi bahwa kita pengen satu keluarga satu pengusaha. Maka masjidpreneur ini adalah salah satu ekosistem menuju arah sana, kalau masjidnya berdaya tidak hanya pusat ibadah saja tapi juga bisa menjadi pusat untuk kegiatan perekonomian. Maka ini yang nanti akan melahirkan ekonom-ekonom atau entrepreneur entrepreneur baru yang tentunya wawasannya tidak cuman wawasan secara materi tapi juga berwawasan untuk kemanfaatan sosial dan manfaat bagi lingkungan," katanya membeberkan.

Kegiatan ini menjadi momentum silaturahmi sekaligus penguatan semangat ekonomi masyarakat melalui konsep kewirausahaan keluarga.

Acara juga menghadirkan narasumber Guru Besar Bidang Technopreneur Universitas Muhammadiyah Surakarta, Prof. Dr. Ir. Suranto, yang menyampaikan materi tentang “Momentum Ramadhan: Menguatkan Ekonomi Keluarga Melalui Gerakan Satu Rumah Satu Usaha.” MI

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....