UNISRI Latih UMKM Kerupuk di Sragen Optimalkan Pemasaran Digital

  • 06 Jul 2026 14:36 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta – Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) Surakarta kembali menunjukkan komitmennya sebagai kampus penggerak melalui kegiatan pengabdian masyarakat bersama pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) kerupuk di Dusun Sambiroto, Desa Pare, Kecamatan Mondokan, Kabupaten Sragen, Sabtu, 4 Juli 2026.

Kegiatan yang mengangkat tema mengenai optimalisasi pemasaran media sosial ini merupakan upaya nyata dari pihak akademisi untuk membantu para pelaku UMKM lokal agar dapat lebih adaptif terhadap pesatnya perkembangan ekosistem digital saat ini.

Selama ini, Dusun Sambiroto dikenal luas oleh masyarakat sekitar sebagai sentra produksi berbagai jenis kerupuk, mulai dari jenis kerupuk jari, kerupuk perung, kerupuk warna-warni, hingga kerupuk kotak yang pemasarannya masih sangat konvensional.

Ketua RT 07 Dusun Sambiroto sekaligus pelaku usaha kerupuk jari, Sarwanto, menyampaikan kehadiran program ini memberikan angin segar bagi keberlangsungan usaha warga yang selama ini hanya mengandalkan jaringan penjualan yang terbatas.

"Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi pelaku bisnis kerupuk di dusun kami. Dengan media sosial, penjualan kerupuk jari bisa lebih luas. Sebelumnya sebagian besar masih dilakukan secara konvensional," ujar Sarwanto dalam keterangan tertulis, Senin, 6 Juli 2026.

Dalam pelaksanaan agenda tersebut, para pelaku usaha tidak hanya diberikan materi teori, melainkan juga dibimbing untuk melakukan praktik langsung membuat konten promosi produk sederhana melalui gawai mereka demi memperluas pangsa pasar.


Ketua Tim Pengabdian Masyarakat UNISRI, Andri Astuti Itasari, turut membeberkan strategi pemasaran digital merupakan kunci utama bagi pelaku usaha kecil untuk dapat bertahan dan bersaing di tengah persaingan bisnis yang semakin modern.

"Peran media sosial sangat penting dalam mengelola bisnis. Dengan pemanfaatan media sosial yang tepat, penjualan bisa meningkat dan pangsa pasar menjadi lebih luas untuk kerupuk jari, kerupuk perung, kerupuk warna-warni, kerupuk kotak, dan jenis kerupuk lainnya," kata Andri.

Melalui pendampingan intensif ini, UNISRI berharap sentra industri kerupuk di kawasan Sambiroto dapat berkembang secara mandiri dalam sektor ekonomi, produknya semakin dikenal luas, sekaligus menjadi pelopor digitalisasi bagi UMKM lain di Sragen. (Dania)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....