Peringati 81 Tahun Kemerdekaan, CONN Fest 2026 Gelar Teras Literasi

  • 18 Agt 2026 14:50 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Mengusung semangat “Connecting Creators, Amplifying Indonesia”, ajang Teras Literasi resmi digelar selama dua hari, 12–13 Agustus 2026, di Rumah Banjarsari, Surakarta. Acara ini merupakan bagian dari rangkaian *CONNFest 2026 Chapter Surakarta (Creator, Opinion Leader, Network, and News Festival) yang digagas melalui kolaborasi Pioneer Talk, Argia Academy, Bukspace, dan Komunitas Rumah Banjarsari.

Teras Literasi hadir sebagai ruang perjumpaan inklusif bagi para kreator, komunitas, dan generasi muda. Berada dalam momentum peringatan 81 Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia, kegiatan ini tak sekadar menjadi perayaan seremonial, melainkan bentuk partisipasi aktif pemuda dalam merespons tantangan jaman dan memperkuat literasi digital.

Di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan arus informasi, penyelenggara menyoroti pentingnya peran literasi yang lebih luas. Istilah "hantam kromo" yang pernah dipopulerkan oleh Presiden Pertama RI, Ir. Soekarno, untuk menggambarkan tindakan serampangan tanpa pertimbangan matang, dinilai menemukan bentuk barunya saat ini melalui penyebaran hoaks, post-truth, echo chamber, polarisasi media sosial, hingga disinformasi berbasis Artificial Intelligence (AI).

" Melalui Teras Literasi, generasi muda didorong untuk tidak sekadar menjadi konsumen pasif informasi, tetapi bertransformasi menjadi pencipta karya, gagasan, dan solusi kritis menuju visi Indonesia Emas 2045, " kata Zen Zul pengelola rumah Banjarsari saat membuka acara .

Selama dua hari penuh, Teras Literasi menghadirkan beragam agenda interaktif mulai dari pelatihan teknis, diskusi publik, pameran buku, hingga pertunjukan seni. Sementara untuk AI content Creator Bootcamp digelar pagi hingga sore hari . Untuk Talkshow literasi digital dijadwalkan pada pukul 16.00 - 18.00 WIB. Pada malam hari disuguhkan pemutaran film dokumenter, panggung hiburan, diskusi film dan lapak buku.

Tidak ketinggalan kuliner dari UMKM lokal ikut andil dalam kegiatan tersebut. Menu-menu tradisional seperti soto, ayam goreng, mi goreng dan stand kopi tersaji dengan lengkap.

Salah seorang penjual lapak kopi Esti mengatakan senang sekali dengan acara Teras Literasi. Dagangannya menjadi lebih laris dan ramai.

" Kita seneng kalo ada kegiatan seperti ini, jadi ramai, banyaak teman baru dari luar kota juga ," tutur Esti senang

Zen Zul menambahkan meski ajang tersebut hanya berlangsung selama dua hari, Teras Literasi diharapkan dapat menjadi pemicu kesadaran kolektif masyarakat terutama generasi muda harus semakin berani berkarya, dan teknologi harus digunakan untuk memperkuat manusia, bukan justru menjadikan manusia semakin mudah dikendalikan. ( Ita Wijayanti )

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....