Kirab Sayuk Rukun Kamardikan Kampanyekan Pilah Sampah Warga RW 2 Banyuagung Solo

  • 09 Agt 2026 20:12 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Ada yang menarik dalam gelaran Kirab Sayuk Rukun Kamardikan dan Jalan Sehat yang diadakan oleh warga RW 2 Banyuagung, Kelurahan Kadipiro, Kecamatan Banjarsari, Solo, Minggu 9 Agustus. Kirab dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia ini diikuti ratusan warga dengan mengusung tema kampanye kepedulian memilah sampah dan daur ulang barang bekas.

Barisan kirab yang berasal dari delapan RT tampil kreatif menggunakan busana dari bahan daur ulang. Peserta yang terlibat pun dari berbagai kalangan usia, mulai dari anak-anak usia sekolah dasar hingga sesepuh warga yang telah berusia di atas 80 tahun.

Menariknya lagi, tetabuhan dan alat musik yang dibawa peserta turut memanfaatkan barang-barang bekas, seperti galon air mineral serta peralatan rumah tangga lainnya. Sejumlah peserta juga tampak mengenakan kostum tokoh pewayangan seperti Punakawan, Kresna, hingga Srikandi.

Kegiatan kirab ini dilepas secara resmi oleh Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Banjarsari, Endang Wahyuni, didampingi Lurah Kadipiro, Wahyu Putranto, serta dimeriahkan oleh penampilan marching band dari SD Banyuagung 1 Surakarta.

Endang mengaku bangga dengan penyelenggaraan acara tersebut. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya mencerminkan potensi dan keguyuban warga, tetapi juga selaras dan membantu program Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta dalam mengatasi persoalan sampah.

"Kirab ini membawa pesan agar warga Banyuagung khususnya melakukan Papi Sarimah atau Paksa Pilah Sampah dari Rumah. Ini bagus untuk mendukung program Pemkot Surakarta dalam upaya memerangi sampah," ujar Endang.

Ia menambahkan, program Papi Sarimah diharapkan mampu mengurangi volume sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Putri Cempo, Jebres, yang saat ini sudah mengalami overload. Papi Sarimah sendiri merupakan inovasi dari Kecamatan Banjarsari, Solo, dalam menangani sampah rumah tangga.

Sementara itu, Ketua RW 2 Banyuagung, Mamiek Wirasmo, menyampaikan bahwa wilayahnya selama ini kerap menjadiandalan Kelurahan Kadipiro maupun Kecamatan Banjarsari dalam berbagai ajang lomba atau kegiatan tingkat Kota Solo, termasuk mewakili Kelurahan Kadipiro dalam lomba gapura tingkat kota pada tahun ini.

Ketua RT 2 Banyuagung, Asih Boesiarto, mengungkapkan bahwa di wilayahnya saat ini telah berdiri tiga titik bank sampah yang khusus menampung botol plastik dan kaleng bekas.

"Adanya bank sampah itu, diharapkan warga tidak lagi membuang sampah botol plastik dan kaleng sembarangan, atau dibuang bersama sampah yang diangkut petugas kebersihan. Hal ini bisa mengurangi sampah rumah tangga yang dibuang," kata Asih.

Ketua Panitia HUT Kemerdekaan RI RW 2 Banyuagung, Dimas Tegar Mahardhika, menjelaskan bahwa pemilihan tema lingkungan pada Kirab Sayuk Rukun Kamardikan ini bertujuan untuk menggugah kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kelestarian lingkungan sekitar.

"Dengan kirab pitulasan yang dikemas bertema khusus seperti kesadaran memilah sampah dan diikuti peserta segala usia, diharapkan bisa menggugah kesadaran warga untuk peduli menjaga lingkungan, peduli sampah dari lingkungan sekitar mereka," ucap Dimas.

Selain kirab dan jalan sehat, rangkaian peringatan HUT RI di lokasi tersebut juga dimeriahkan dengan lomba gunungan yang menampilkan kreasi makanan tradisional. Rangkaian kegiatan ditutup dengan agenda bakti sosial berupa donor darah bekerja sama dengan PMI Kota Solo serta bazar tebus murah 200 paket sembako bagi warga. MI

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....