Keraton Tegaskan Sekaten Berakar di Alun-alun Utara
- 04 Agt 2026 08:34 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Lembaga Dewan Adat (LDA) Karaton Surakarta Hadiningrat menegaskan marwah perayaan Sekaten tetap berada di Alun-alun Utara karena memiliki nilai sejarah dan filosofi yang tidak dapat dipisahkan dari tradisi peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang telah berlangsung selama ratusan tahun.
Ketua LDA Karaton Surakarta Hadiningrat, GKR Koes Murtiyah Wandansari atau Gusi Moeng, mengatakan keramaian Sekaten sejak dahulu selalu berpusat di Alun-alun Utara. Menurutnya, lokasi tersebut menjadi bagian dari tradisi yang telah berlangsung sejak berdirinya Keraton Surakarta.
"Kalau keramaian Sekaten itu mesti di Alun-alun Utara. Secara historis memang di sana," ujarnya, Senin 3 Agustus 2026.
Ia menjelaskan, secara filosofi Alun-alun Selatan memiliki makna berbeda. Kawasan tersebut dahulu sengaja dikosongkan setelah sempat memiliki citra yang kurang baik. Namun, seiring berjalannya waktu, area tersebut kembali dimanfaatkan untuk aktivitas para pedagang sebagai salah satu upaya mendukung kebutuhan Keraton.
Meski demikian, menurut Gusti Moeng, penggunaan Alun-alun Selatan untuk pasar malam tidak mengubah posisi Alun-alun Utara sebagai pusat pelaksanaan Sekaten.
"Kalau di Alun-alun Selatan itu kan sudah sering dipakai pasar maleman. Kalau di sini (utara) memang khusus untuk Sekaten itu," katanya.
Ia menambahkan, Alun-alun Utara juga tetap dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan masyarakat maupun institusi, seperti Festival Keroncong, kegiatan Bank Jateng, hingga Festival Balon Udara. Menurutnya, Keraton turut berperan aktif dalam menjaga dan melestarikan berbagai kegiatan budaya tersebut.
Terkait pelaksanaan Sekaten, Gusti Moeng menilai keberadaan pasar malam saja belum mencerminkan keseluruhan tradisi Sekaten. Prosesi budaya, termasuk diturunkannya gamelan pusaka, menjadi bagian penting yang selalu dinantikan masyarakat.
"Kalau sudah turunnya gamelan itu biasanya wong desa-desa datang untuk ikut bersukaria memperingati hari kelahiran Nabi," ucapnya.
Ia berharap penyelenggaraan Sekaten ke depan dapat kembali seperti sebelum revitalisasi kawasan, sehingga keramaian tradisi tersebut kembali berpusat di Alun-alun Utara sesuai nilai historis dan filosofi yang diwariskan secara turun-temurun. (Ase)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....