HUT Kemerdekan ke 81 Tembok di Mutihan Disulap Jadi Kampung Mural Edukatif
- 26 Jul 2026 16:11 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, warga Kampung Mutihan RT 03/RW 10, Kecamatan Laweyan, mulai mempercantik lingkungan mereka. Tidak hanya memasang umbul-umbul, warga menyulap dinding di gang-gang permukiman menjadi mural yang penuh pesan edukatif.
Berbagai mural berisi pesan moral tersebut menghiasi dinding rumah warga sebagai media pembelajaran bagi anak-anak sekaligus memperindah lingkungan.
Ketua RT 03/RW 10 Kampung Mutihan, Bayu Basuki, mengatakan bahwa tema mural edukatif dipilih sebagai bentuk keprihatinan terhadap perubahan kebiasaan anak-anak. Saat ini, anak-anak dinilai lebih banyak menghabiskan waktu bermain telepon seluler dibandingkan beraktivitas fisik maupun belajar.
Menurut Bayu, mural dipilih sebagai media komunikasi yang lebih efektif dibandingkan sekadar memberikan teguran kepada anak-anak ataupun orang tua.
"Kami berharap setiap anak yang lewat dan membaca mural itu pikirannya bisa terbuka. Orang tua juga ikut membaca sehingga lebih peduli terhadap anak, terutama saat jam belajar dan penggunaan handphone," ujarnya saat ditemui rri.co.id pada Sabtu 25 Juli 2026.
Bayu menjelaskan, seluruh mural dikerjakan secara swadaya oleh warga bersama Karang Taruna. Kampung Mutihan memiliki banyak warga yang mahir menggambar karena dulunya bekerja sebagai perajin batik, pelukis, hingga pembuat motif kain.

Sementara itu, Ketua Karang Taruna RT 03/RW 10, Yordan, menyampaikan bahwa terdapat sekitar 43 mural yang tersebar di beberapa titik permukiman.
Mural-mural tersebut tidak hanya mengangkat tema kemerdekaan, tetapi juga memuat pesan atau ajakan mengenai wajib belajar, menjaga kebersihan lingkungan, sopan santun, pola hidup sehat, peningkatan literasi, bijak bermedia sosial, stop perundungan (bullying), stop judi online, pentingnya gizi seimbang, permainan tradisional, hingga pelestarian budaya.
Yordan menjelaskan, seluruh konsep visual disusun secara mandiri dengan mengambil referensi dari berbagai sumber, seperti Pinterest, ide kreatif warga, hingga bantuan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) untuk memvisualisasikan gagasan.
Proses pengerjaan dilakukan secara gotong royong setiap malam sejak awal Juni dan ditargetkan rampung sebelum memasuki rangkaian peringatan HUT RI pada Agustus mendatang.
"Kami membagi tugas, ada yang membuat sketsa dan ada yang mewarnai. Targetnya seluruh mural selesai sebelum Agustus karena nanti warga sudah mulai sibuk dengan rangkaian kegiatan peringatan kemerdekaan," ujar Yordan.

Senada dengan hal tersebut, warga setempat, Agus Eni Vina Sari, mengungkapkan bahwa setiap tahun RT 03 selalu menghadirkan tema yang berbeda dalam menyambut Hari Kemerdekaan.
Sebelumnya, lingkungan kampung dihiasi dekorasi warna-warni dan lampion bambu. Sementara tahun ini, mural edukatif dipilih agar memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
"Selain bergotong royong mengerjakan mural, warga juga bergiliran menyediakan konsumsi saat kerja bakti malam," kata Agus Eny. (SF)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....