Wadahi Seniman saat Bulan Suro, Pemkab Boyolali Gelar Festival Campursari
- 10 Jul 2026 22:28 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Boyolali - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) bersiap menggelar Festival Campursari bertajuk "Laras Rasa Boyolali".Acara rencananya akan dipusatkan di Alun-Alun Kidul Boyolali pada hari Sabtu dan Minggu, 11-12 Juli 2026.
Festival Campursari diinisiasi langsung oleh Bupati Boyolali guna memfasilitasi dan mempromosikan para seniman serta seniwati musik campursari lokal. Selain itu, festival ini menjadi solusi bagi para pelaku seni yang kerap sepi dari pesanan manggung (tanggapan) di masyarakat selama bulan Muharam atau bulan Suro.
Ditemui di kantornya pada Kamis, 9 Juli 2026, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Boyolali, Dwi Hari Kuncoro, menjelaskan maksud dan tujuan dari kegiatan Festival Campursari yang akan diadakan selama dua hari.
"Ini memang bertujuan untuk salah satunya mempromosikan grup-grup Campursari yang ada di Boyolali dan kemudian Pak Bupati juga dengan aspirasinya teman-teman Campursari di Boyolali ini bahwa di bulan Muharam atau bulan Suro itu mereka sepi dari tanggapan. Kemudian dari situ Pak Bupati membuat inisiasi untuk mewadahi mereka di dalam kegiatan Festival Campursari ini," kata Dwi Hari Kuncoro.
Dwi Hari Kuncoro menambahkan, terdapat 12 grup campursari asal Boyolali yang terpilih berdasarkan pendaftaran sebelumnya untuk tampil memeriahkan panggung festival. Karena konsepnya berbentuk festival dan promosi grup, kegiatan ini tidak dilombakan.
"Grup Campursarinya yang akan tampil kurang lebih 12 grup Campursari. Jadi memang ya memang belum bisa mewadahi semua grup Campursari. Kegiatan ini memang belum ada penghargaan karena memang ini bentuk Festival Campursari tujuan memberikan wadah untuk grup-grup Campursari tampil dan mempromosikan grupnya" katanya menambahkan.
Meski demikian, Pemkab Boyolali tetap memberikan dukungan akomodasi berupa uang saku perform sebagai apresiasi bagi setiap grup yang tampil. Tidak hanya menyuguhkan pertunjukan musik tradisional, Festival Campursari ini juga didukung oleh puluhan stand pameran UMKM.
Para pengunjung Alun-Alun juga nantinya dapat menikmati aneka jajanan zaman dulu (jadul) serta berburu pernak-pernik tradisional.
Kemeriahan di Alun-Alun Kidul Boyolali dipastikan makin semarak karena festival ini berkolaborasi dengan rangkaian acara lain, seperti ajang drag race yang digelar hingga Sabtu sore, serta peringatan Hari Keluarga Nasional oleh Dinas KB pada Minggu pagi.
Pihak Disdikbud Kabupaten Boyolali berharap masyarakat dan wisatawan dapat hadir meramaikan gelaran yang sarat akan budaya dan hiburan rakyat ini. (JK)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....