Boyolali Resmi Buka Kelas Khusus Olahraga Pertama, Jaring 32 Siswa Berprestasi

  • 09 Jul 2026 08:53 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Boyolali – Pemerintah Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, resmi meluncurkan Kelas Khusus Olahraga pertama untuk jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) pada tahun ajaran baru ini 2026/2027. Program inovatif ini ditempatkan di SMP Negeri 2 Boyolali sebagai langkah strategis Pemerintah Daerah dalam mewadahi dan mengoptimalkan potensi atlet-atlet muda sejak dini.

Pada angkatan pertama ini, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Boyolali telah merampungkan proses seleksi ketat dan menjaring sebanyak 32 siswa berprestasi yang digabungkan ke dalam satu rombongan belajar.

Ditemui di kantornya pada Senin, 6 Juli 2026, Kepala Disdikbud Kabupaten Boyolali, Dwi Hari Kuncoro, mengungkapkan bahwa para siswa yang terpilih akan mendapatkan perlakuan kurikulum yang berbeda dibandingkan dengan kelas reguler. Pemerintah daerah berkomitmen untuk memberikan dukungan penuh, mulai dari aspek waktu latihan hingga sarana pendukung lainnya.

"Nanti kita akan sediakan salah satunya yang kita sediakan kurikulum yang berbeda dengan yang lain. Jadi jam untuk berlatihnya akan otomatis akan lebih panjang," kata Dwi Hari Kuncoro.

Ditambahkan Dwi Hari Kuncoro juga, selain penyesuaian kurikulum akademik, pihak dinas juga berkolaborasi dengan pihak ketiga guna memastikan kualitas pelatihan para siswa berjalan ideal.

"Akan kami fasilitasi dengan pelatih, kami fasilitasi dengan fasilitas universitas lain yang sekiranya bisa mendukung anak itu untuk bisa meningkatkan prestasinya," katanya menambahkan.

Lebih lanjut, Dwi Hari Kuncoro menjelaskan bahwa kelas khusus olahraga angkatan pertama ini memfokuskan diri pada enam hingga tujuh cabang olahraga (cabor) individu maupun bela diri.

Beberapa cabor yang diakomodasi antara lain pencak silat, taekwondo, karate, kempo, bulu tangkis, renang, dan atletik. Sementara untuk cabor beregu besar seperti sepak bola, belum bisa diakomodasi karena keterbatasan kuota jumlah siswa dalam satu kelas tersebut.

Melalui rintisan kelas olahraga di SMPN 2 Boyolali ini, Disdikbud Boyolali berharap anak-anak lulusan SD kelas 6 maupun yang saat ini baru memasuki SMP kelas 1 dapat terus mengasah prestasi mereka secara linear.

Kehadiran program ini diharapkan mampu mencetak bibit-bibit atlet profesional yang siap membawa nama harum Kabupaten Boyolali di kancah regional maupun nasional pada masa depan. (JK)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....