Selo Art Festival 2026 Kabupaten Boyolali Resmi Dibuka Disporapar

  • 05 Jul 2026 22:18 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Boyolali - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali melalui Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar), membuka Selo Art Festival 2026 di Kawasan Simpang PB VI Samiran, Selo pada Sabtu, 4 Juli 2026. Acara ini mengusung tema 'Nguri Bhumi'.

Agenda Selo Art Festival ini juga sebagai rangkaian hari jadi ke-179 Kabupaten Boyolali. Pembukaan sendiri dihadiri Wakil Bupati (Wabup) Boyolali Dwi Fajar Nirwana, jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah (Sekda) M. Syawalludin serta jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Dalam sambutannya, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Boyolali, Candra Irawan mengatakan bahwa Selo Art Festival dihadirkan untuk mengembangkan potensi sektor pariwisata yang ada di Kecamatan Selo.

"Dalam rangka upaya mendukung pengembangan sektor pariwisata, ekonomi kreatif, pelestarian seni budaya serta pemberdayaan masyarakat di kawasan Kecamatan Selo. Serta untuk mengangkat dan mengenalkan potensi wisata, budaya dan keragaman ekonomi kreatif hingga memberikan wadah untuk mengembangkan bakat kreativitas dan minat terhadap seni dan budaya," kata Candra Irawan.

Ditambahkan dirinya bahwa kegiatan Selo Art Festival bukan sekedar mengangkat potensi pariwisata serta rangkaian hari jadi Kabupaten Boyolali saja, tetapi juga kolaborasi bersama antara Pemerintah, komunitas dan masyarakat untuk mengembangkan pariwisata berkelanjutan.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Boyolali, Candra Irawan juga menjelaskan makna tema Nguri Bhumi yang diangkat pada Selo Art Festival pada tahun 2026 ini memiliki makna merawat, menjaga dan melestarikan bumi serta seluruh kekayaan alam.

"Mendorong kolaborasi Pemerintah, komunitas dan masyarakat untuk pengembangan pariwisata berkelanjutan demi memberikan hiburan kepada masyarakat. Tema kegiatan Nguri Bhumi yang bermakna merawat, menjaga dan melestarikan bumi serta seluruh kekayaan alam, budaya dan nilai luhur warisan agar tetap lestari," katanya menambahkan.

Selo Art Festival sendiri diadakan hanya selama satu hari dengan menghadirkan kesenian dari 10 desa di seluruh Kecamatan Selo, perform lima sanggar yang ada di Kecamatan Selo, 10 stand UMKM desa yang ada di Kecamatan Selo dan juga stand pelaku ekraf Kabupaten Boyolali. (JK)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....