Kenduri Bubur di Lereng Merapi Sidorejo Kemalang Klaten Masih Dipertahankan
- 24 Jun 2026 22:33 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Klaten - Warga Lereng Merapi Kemalang Klaten melakukan kenduri jenang panggul. Tradisi budaya tersebut hingga kini masih dipertahankan sebagian warga di Kemalang Klaten.
Ketua RW 06 Kampung Ngemplak Desa Sidorejo Kecamatan Kemalang Kabupaten Klaten mengatakan, tradisi kenduri bubur panggul tersebut dilaksanakan pada hari kedelapan bulan suro. Dilaksanakan setelah habis magrib di rumah tokoh masyarakat atau masjid.
"Di RW 6 terbagi menjadi enam kelompok. Waktunya habis magrib. Masing-masing rumah membawa bubur dan perlengkapan antara lain serundeng dan ayam atau daging," kata Sudiono, Rabu 24 Juni 2026.
Setelah didoakan kemudian bubur panggul tersebut dimakan bersama oleh warga. Tokoh masyarakat lainnya Jenarto mengatakan kenduri bubur atau jenang panggul itu dilaksanakan setiap tanggal delapan suro (penanggalan Jawa). Tradisi tersebut selalu dilakukan oleh masyarakat sebagai upaya mencegah bahaya' dan terhindar dari bencana.
"Jenang Panggul ini sudah biasa dibuat kenduri oleh warga sekitar Sidorejo setiap tanggal delapan suro. Intinya untuk tolak balak agar terhindar dari bencana," kata Jenarto.
Dipilihnya makanan bubur yang terbuat dari beras dengan rasa gurih tersebut sebagai tradisi kenduri karena semua umur dapat menikmati. Sedangkan istilah panggul dimaksudkan agar lebih ringan.
Sebagai tradisi, kenduri bubur panggul tersebut juga ada tambahan yang lain yakni serundeng dan ayam.
Sebelumnya bubur panggul juga disajikan dan diperkenalkan kepada masyarakat dalam Mapak Suran dan gelar budaya di Kampung Siluman 14 Juni 2026. Pada kesempatan itu dihadiri pula Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo dan juga Kepala Dinas Kebudayaan Pemuda Olah Raga dan Pariwisata Kabupaten Klaten Purwanto dan tokoh masyarakat Sidoarjo.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....