Panembahan Agung Tunda Pemeriksaan Pusaka Keraton Surakarta Demi Musyawarah
- 11 Jun 2026 06:25 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Rencana pemeriksaan keberadaan dan kondisi Pusaka-Pusaka Kagungandalem di nDalem Ageng Prabasuyasa menjelang Kirab Pusaka Malam 1 Suro Tahun Be 1960 ditunda. Keputusan tersebut diambil KGPH Panembahan Agung Tedjowulan dengan mengedepankan musyawarah bersama Keluarga Besar Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat.
Juru Bicara KGPH Panembahan Agung Tedjowulan, Kangjeng Prof. (HC) Dr. (HC) Candra Malik Pakoenegoro, mengatakan pemeriksaan pusaka sedianya dilakukan pada Rabu 10 Juni 2026. Kegiatan itu rencananya dipimpin langsung oleh Gusti Tedjowulan bersama para putra-putri almarhum SISKS Pakoe Boewono XII yang telah disumpah.
Namun, agenda tersebut akhirnya ditunda karena masih diperlukan pembahasan yang lebih mendalam dengan para putra-putri SISKS Pakoe Boewono XII.
"Namun, kegiatan ditunda karena masih membutuhkan musyawarah yang lebih mendalam, terutama dengan Putra-Putri Sawarga SISKS Pakoe Boewono XII," ujarnya.
Menurutnya, pemeriksaan pusaka merupakan kegiatan yang sangat sakral karena tidak semua anggota keluarga keraton diperkenankan menyaksikan Pusaka-Pusaka Kagungandalem.
Sebelumnya, pada Jumat 5 Juni 2026, Gusti Tedjowulan telah mengundang sejumlah putra-putri SISKS Pakoe Boewono XII yang telah disumpah untuk bermusyawarah di Sekretariat Panembahan Agung di Kamandungan. Namun, dari sejumlah undangan yang dikirimkan, hanya KGPH Puger dan GKR Wandansari Koes Murtiyah yang hadir.
"Sebagian besar lainnya menolak untuk menghadiri undangan melalui surat," katanya.
Upaya kembali dilakukan pada Selasa 9 Juni 2026 dengan mengundang pihak-pihak terkait untuk bermusyawarah. Akan tetapi, undangan tersebut kembali tidak mendapatkan respons positif.
Karena itu, Panembahan Agung Tedjowulan memutuskan menunda pembukaan nDalem Ageng Prabasuyasa untuk memastikan proses pemeriksaan pusaka dapat berjalan dalam suasana yang harmonis dan penuh kekeluargaan.
Dalam pernyataannya, Gusti Tedjowulan juga meminta Wali Kota Surakarta Respati Ardi memfasilitasi rapat koordinasi pada Sabtu-Minggu 13-14 Juni 2026 dengan mengundang Keluarga Besar Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat.
"Harapannya, fasilitasi dari Pemerintah Kota Surakarta bisa turun menciptakan suasana kondusif di Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat dan kelancaran Kirab Pusaka Malam 1 Suro Tahun Be 1960," ucapnya.
Selain itu, Gusti Tedjowulan juga berkenan menemui KPA Dani Nur Adiningrat dan KPA Singonagoro di depan Sekretariat Panembahan Agung. Langkah tersebut disebut sebagai bentuk komitmen untuk merangkul seluruh pihak demi kebaikan dan masa depan Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat. (Ril/Ase)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....