Khayangan Tirtomoyo Ruang Spiritual Warisan Budaya Jawa

  • 16 Apr 2026 09:18 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Khayangan Tirtomoyo merupakan kawasan spiritual yang berada di Desa Dlepih, Kecamatan Tirtomoyo, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah. Lingkungan pegunungan yang masih alami dengan hutan lebat serta aliran sungai memberikan nuansa sakral pada kawasan tersebut.

Dalam perspektif budaya Jawa, istilah khayangan sering dikaitkan dengan tempat suci yang memiliki makna spiritual mendalam. Masyarakat sekitar memandang kawasan ini bukan sekadar objek wisata alam, melainkan ruang budaya yang diwariskan turun-temurun.

Khayangan Tirtomoyo juga berkaitan dengan berbagai kisah sejarah serta legenda yang berkembang dalam tradisi masyarakat Jawa. Salah satu cerita menyebutkan kawasan ini pernah digunakan sebagai tempat pertapaan tokoh penting dalam sejarah Jawa.

Tokoh yang sering dikaitkan dengan kawasan tersebut adalah Panembahan Senopati sebagai pendiri Kerajaan Mataram Islam. Dalam cerita rakyat, ia melakukan laku spiritual untuk memperoleh wahyu kepemimpinan serta kekuatan batin sebelum memimpin kerajaan.

Tradisi lisan masyarakat juga menghubungkan peristiwa tersebut dengan sosok Nyi Roro Kidul sebagai penguasa Laut Selatan. Pertemuan spiritual antara kedua tokoh tersebut dipercaya terjadi di kawasan khayangan dalam beberapa cerita rakyat.

Selain kisah sejarah, kawasan ini juga memiliki fenomena alam unik yang menarik perhatian masyarakat sekitar. Salah satunya adalah keberadaan pohon yang dapat tumbuh di sela batuan keras pada area pegunungan tersebut.

Kepercayaan terhadap kesakralan tempat tersebut membuat kawasan khayangan sering dimanfaatkan sebagai lokasi kegiatan spiritual masyarakat. Beberapa pengunjung datang untuk melakukan meditasi, tirakat, maupun ritual tertentu pada waktu yang dianggap sakral.

Dengan demikian, Khayangan Tirtomoyo tidak hanya dipahami sebagai wilayah geografis biasa dalam peta wilayah Wonogiri. Tempat ini menjadi ruang budaya yang menyimpan memori sejarah, tradisi spiritual, serta kearifan lokal masyarakat Jawa.(Aris)

Referensi:

1. Andriyanto. (2021). Petilasan Kahyangan: Memory, Sejarah Dan Wisata Di Pinggiran Wonogiri. Jurnal Pendidikan, Sains Sosial, Dan Agama, 7(2), 100–107. https://doi.org/10.53565/pssa.v7i2.353

2. Kurniawan, H. (2008). Kabupaten Wonogiri Dan Fungsinya Bagi Masyarakat : Tinjauan Resepsi Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....