PGS Tak Lagi Beroperasi, 84 Pedagang Pindah ke BTC

  • 05 Agt 2026 14:22 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta – Sebanyak 84 pedagang Pusat Grosir Solo (PGS) berpindah ke Beteng Trade Center (BTC) setelah tidak memperpanjang sewa di PGS. Perpindahan pedagang telah berlangsung secara bertahap sejak November 2025 sebelum PGS ditutup permanen.

Direktur Operasional BTC, Henry Poerwantoro, mengatakan jumlah pedagang yang berpindah tersebut relatif kecil dibandingkan jumlah pedagang yang sebelumnya telah beroperasi di BTC. Sebelum perpindahan, terdapat sekitar 700 pedagang di pusat perdagangan tersebut.

"Jumlah pedagang PGS yang pindah ke BTC kurang lebih sekitar 84 pedagang, dari 700 pedagang di BTC yang sudah eksis sebelum itu. Kalau proses perpindahannya sudah dimulai dari bulan November atau Desember 2025," katanya, Rabu 5 Agustus 2026.

Menurut Henry, tidak seluruh pedagang yang sebelumnya berjualan di PGS memilih BTC sebagai tempat melanjutkan usaha. Para pedagang memiliki sejumlah pilihan setelah tidak lagi dapat berjualan di pusat grosir tersebut.

"Banyak pedagang mungkin yang dari PGS juga bisa ke Klewer, bisa ke rumah, bisa sewa ruko, bisa tempat lain, atau bisa juga tutup permanen," ujarnya.

Sementara itu salah seorang pedagang, Rudi Kusdianto, mengatakan dirinya telah berjualan pakaian di kawasan PGS dan BTC sejak 2005. Setelah PGS tidak lagi beroperasi, ia melanjutkan kegiatan perdagangan melalui tempat usaha yang sebelumnya telah dimiliki di BTC.

Rudi menilai persoalan yang perlu diperhatikan tidak hanya pedagang yang berhasil mendapatkan lokasi baru. Nasib pedagang lain yang sebelumnya menggantungkan usaha di PGS juga perlu menjadi perhatian.

"Pedagang PGS ada 400, yang pindah cuma segini, yang lainnya mana? Bisa yang pindah ke luar, berusaha di rumah, pindah tempat lain, atau yang tutup permanen," katanya.

Ia berharap pemerintah memberikan perhatian terhadap keberlangsungan usaha pedagang dan UMKM di tengah kondisi daya beli masyarakat. Pedagang membutuhkan dukungan agar tetap dapat menjalankan usaha setelah perubahan yang terjadi di kawasan perdagangan tersebut. (Reza)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....