Satgas Pangan Temukan Produk dengan Izin PIRT Kedaluwarsa di Pusat Perbelanjaan
- 10 Mar 2026 11:03 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, SRAGEN – Tim gabungan Kabupaten Sragen menggelar inspeksi mendadak (sidak) pengawasan produk makanan di sejumlah pusat perbelanjaan modern dan pasar tradisional, Selasa 10 Maret. Langkah ini dilakukan untuk menjamin keamanan konsumsi masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri.
Pantauan di lapangan, tim yang terdiri dari Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskumindag), Dinas Kesehatan, Bagian Perekonomian, serta Satgas Pangan Polres Sragen menyisir beberapa pusat ekonomi. Mulai dari Pasar Bunder hingga toko modern seperti Toko Pojok, Luwes, Mitra, dan Sragen Mart.
Kepala Bidang Pembinaan dan Pengembangan Perdagangan Diskumindag Sragen, R. Widya Budi Mudhita, mengungkapkan bahwa fokus utama pengawasan kali ini adalah memantau kualitas barang, masa kedaluwarsa, kelayakan kemasan, hingga legalitas izin edar.
"Kami memantau kualitas barang-barang yang diperdagangkan, khususnya yang kedaluwarsa, kemasannya rusak, atau yang izin PIRT-nya (Pangan Industri Rumah Tangga) sudah habis," ujar Widya di sela-sela pengecekan.
Dalam sidak tersebut, tim tidak menemukan adanya produk pangan yang melewati batas masa kedaluwarsa. Namun, petugas menemukan sejumlah produk UMKM yang masih mencantumkan nomor izin PIRT lama atau bahkan izinnya telah habis masa berlakunya.
"Alhamdulillah untuk produk kedaluwarsa tidak ditemukan. Namun, tadi ada temuan masalah perizinan; ada yang masih menggunakan PIRT lama dan ada yang sudah habis masa berlakunya," ujar dia.
Menyikapi temuan tersebut, Widya menegaskan pihaknya belum menjatuhkan sanksi administratif berat. Melainkan memberikan edukasi dan imbauan kepada pengelola toko maupun pemilik UMKM.
"Kami meminta pengelola toko untuk menyampaikan kepada pemilik UMKM agar segera memperbarui izinnya saat akan menyuplai barang lagi. Jika ada kemasan yang rusak, kami minta segera ditarik dari peredaran agar tidak merugikan konsumen," kata Widya.
Terkait jangkauan pengawasan, Widya mengakui adanya keterbatasan waktu untuk menyisir seluruh toko grosir kecil di Sragen. Namun, pemilihan lokasi sidak di pusat perbelanjaan besar seperti Luwes dan Mitra dianggap sudah cukup mewakili perputaran barang di Bumi Sukowati.
Sebelumnya, tim juga telah melakukan pemantauan serupa di wilayah Mondokan dan Gemolong. Pihak Diskumindag pun mengimbau masyarakat untuk menjadi konsumen yang cerdas dan teliti sebelum membeli produk pangan untuk keperluan lebaran.
"Masyarakat harus pandai membeli. Dilihat dulu produknya, terutama tanggal kedaluwarsa dan kondisi kemasannya. Jika menemukan barang yang rusak atau kualitasnya berkurang, jangan ragu untuk menyampaikan kepada pedagang agar diganti," pungkasnya.
Sementara itu Satgas Pangan Polres Sragen yang juga Kanit Tipiter Satreskrim Iptu Sriyadi menegaskan, hasil pengawasan di lapangan seperti di Pasar Bunder untuk Bapokting (bahan pokok penting) ketersediaan masih aman, kondusif. Untuk kenaikan harga juga masih relatif normal.
"Terkait dengan antisipasi panic buying kita dari Satgas Pangan Polres Sragen tetap mengadakan pemantauan-pemantauan lebih lanjut. Kita pun juga memberikan informasi-informasi untuk ketersediaan, untuk harga-harga, update hari ini pun kita tetap informasikan ke publik," ujar Iptu Sriyadi. MI
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....