Tinjau Sri Kayu Furni Fest 2026, Astrid Widayani Apresiasi Pameran yang Diadakan

  • 06 Jul 2026 13:17 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Wakil Wali Kota Solo, Astrid Widayani, meninjau langsung penyelenggaraan Sri Kayu Furni Fest 2026 di Sentra IKM Sri Kayu, Kelurahan Gilingan pada Minggu 5 Juli 2026. Kunjungan ini dilakukan untuk melihat secara langsung pelaksanaan festival yang berlangsung selama tiga hari, yakni pada 4 sampai 6 Juli 2026.

Dalam tinjauannya, Wakil Wali Kota Solo, Astrid Widayani memberikan apresiasi terhadap pameran yang diadakan. Menurutnya penyelenggaraan pameran tidak hanya menampilkan produk furnitur dan kerajinan kayu karya pelaku Industri Kecil Menengah (IKM), tetapi juga menghadirkan pertunjukan tari dan fashion show anak-anak dari Loka Tari Art.

Perpaduan antara industri kreatif dan seni budaya dikatakan Astrid Widayani mampu menjadi daya tarik tersendiri yang memperkuat identitas Kota Solo sebagai Kota Budaya.

"Saya apresiasi, pameran ini tidak hanya menghadirkan produk-produk furnitur, tetapi juga dikemas dengan pertunjukan seni budaya yang melibatkan anak-anak. Ini menunjukkan bahwa industri kreatif dan seni budaya di Kota Solo dapat berjalan beriringan dan saling menguatkan," kata Astrid Widayani.

Keberadaan Sentra IKM Sri Kayu di Gilingan memang memiliki peran penting sebagai ruang promosi sekaligus etalase perkembangan industri furnitur Kota Solo. Masyarakat tidak hanya dapat melihat kualitas produk, tetapi juga perkembangan desain furnitur yang terus mengikuti kebutuhan zaman.

Ditambahkan Astrid Widayani juga, bahwa model furnitur yang dipamerkan memiliki karakter yang kuat dan tidak kalah dengan produk luar negeri. Bahkan, menurutnya, keunikan desain yang ditampilkan menjadi daya tarik utama di pasar.

"Produk-produk yang dipamerkan di Furni Fest ini menunjukkan bahwa furnitur lokal memiliki kualitas yang sangat baik. Tidak kalah dengan produk luar negeri. Bahkan banyak pelaku IKM di Sri Kayu yang sudah berhasil menembus pasar ekspor. Desain-desain yang unik dan memiliki nilai seni seperti inilah yang menjadi daya tarik, bukan hanya bagi pasar lokal dan nasional, tetapi juga pasar internasional," katanya menambahkan.

Demi menjaga keberlanjutan industri furnitur di Kota Solo, Astrid berharap kegiatan promosi seperti Sri Kayu Furni Fest dapat terus diselenggarakan secara rutin. Dirinya juga mendorong para pelaku usaha untuk semakin aktif memanfaatkan media digital sebagai sarana promosi.

Sri Kayu Furni Fest 2026 menghadirkan puluhan pelaku IKM furnitur dan kerajinan kayu dengan beragam produk untuk kebutuhan interior maupun eksterior. Selain pameran produk, festival ini juga diisi dengan talkshow, workshop, temu bisnis, hiburan, serta berbagai pertunjukan seni sebagai upaya memperkuat promosi industri furnitur Kota Solo. (JK)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....