Pemkot Solo Perkuat Pasar UKM dan Industri Furnitur lewat E- Katalog
- 05 Jul 2026 22:45 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarata - Pemerintah Kota Surakarta menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pengembangan Usaha, Mikro, Kecil dan Menengah (UKM) serta sektor ekonomi kreatif khususnya industri furniture dan kerajinan kayu. Dukungan tersebut diwujudkan melalui perluasan akses pasar melalui e-katalog pemerintah serta promosi produk ke tingkat nasional hingga internasional melalui penyelenggaraan Sri kayu Furni Fest 2026 di Sentra IKM Mebel Sri kayu , Gilingan, Banjarsari, Solo.
Walikota Solo dalam sambutan pembukaan Sri Kayu Furni Fest 2026 mengatakan sektor ekonomi kreatif yang terdiri dari 18 subsektor memiliki peran penting dalam menggerakkan perekonomian daerah salah satunya subsektor yang dinilai memiliki potensi besar adalah industri furniture dan kerajinan berbahan kayu.
Menurutnya perkembangan teknologi digital dan semakin terbukanya pasar bebas menjadi tantangan bagi para pelaku usaha untuk mampu memasarkan produk hingga menjangkau konsumen secara lebih luas.
"Kami bekerjasama dengan LKPP agar produk produk pelaku usaha masuk terlebih dahulu ke e- katalog pemerintah. pemerintah harus menjadi pembeli pertama sehingga produk lokal memiliki pasar yang jelas," katanya Minggu, 5 Juli 2026.
Respati menambahkan strategi pemasaran yang dilakukan Pemkot Solo dibagi menjadi dua sekmen, sekmen pertama pasar pemerintah melalui pemanfaatan e- katalog. Pemkot bersama Dinas Koperasi dan UMKM dan perindustrian akan mendorong produk produk furniture lokal masuk ke markerplace Pemerintah serta melakukan pendampingan kepada para pelaku usaha.
Selain itu Pemkot akan menjalin promosi dengan pemerintah daerah lain diseluruh indonesia agar produk furniture Solo dapat menjadi bagian dari pengadaan dan jasa pemerintah .Strategi kedua menyasar pasar swasta dan ekspor.
Sementara Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perindustrian, Kota Solo Agung Riyadi mengatakan Srikayu Furni Fest 2026 digelar pada 4-6 Juli 2026 di Sentra IKM Mebel Srikayu dengan mengusung Tema "Smart and Sustainable Living Road to Interfex Expo 2026.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian menuju Indonesia Interior and Furniture Expo (INTERFEX) 2026 serta bertujuan mempromosikan Sentra IKM Sri kayu juga industri futniture kota Solo kepada masyarakat,Investor, akademisi dan pelaku usaha dari berbagai daerah. Agung menambahkan Pemkot Solo juga terus mendorong produk furniture lokal masuk e - katalog pengadaan barang dan jasa pemerintah.
"Pendampingan kepada pelaku UKM dilakukan secara rutin setiap pekan bersama unit pengadaan barang dan jasa (PBJ) sehingga produk yang memnuhi persyararatn dapat dipasarkan melalui sistem pengadaan pemerintah," katanya.
Sebanyak 25 komunitas ambil bagian dalam pameran tersebut yang memamerkan dilantai dua Home decor, kerajinan, dan furnitur minimalis sedangkan dilantai satu dipamerkan produk berukuran besar seperti satu set kursi tamu, meja makan, dan berbagai furniture rumah tangga lainnya.serta Kuliner. Sementara Ketua Panitia Sri Kayu Fest 2026 , Awang Hermawan, mengatakan ajang Furni Fest diharapkan menjadi wadah bagi pelaku industri furnitur lokal untuk meningkatkan kualitas produk sekaligus menembus paras internasional.
Melalui pameran ini para pelaku Usaha, Mikro, kecil dan menengah UMKM khususnya binaan Sentra Industri Kecil menengah(IKM) Srikayu, diharapkan mampu menarik minat buyer yang akan hadir dalam rangkaian kegiatan Interfex.
"Kehadiran buyer interfex dijadwalkan Senin. Dalam kunjungannya tersebut para buyer akan berinteraksi langsung dengan peserta pameran untuk melihat kwalitas produk sekaligus melakukan penjajakan kerjasama bisnis," katanya.

Menurut Awang, pihaknya belum dapat memastikan jumlah peserta yang akan lolos mengukuti Interfex karena proses seleksi baru dilakukan setelah buyer melakukan penilaian.
Meski demikian pihaknya menargetkan sekitar 20 persen dari total 25 peserta mampu menarik minat buyer. Dari seluruh peserta yang mengikuti pameran lebih dari 10 pelaku usaha telah memiliki pengalaman mengekspor produknya ke berbagai negara. Produk ekspor tersebut dipasarkan ke sejumlah negara antara lain Taiwan, Inggris, beberapa negara di eropa , kawasan Asia hingga Amerika. (SF)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....