Sri Kayu Furni Fest 2026 Road to Interfex, Dorong Industri Furnitur Lokal

  • 02 Jul 2026 11:57 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Perindustrian Kota Surakarta kembali menggelar Sri Kayu Furni Fest 2026 sebagai rangkaian menuju Interfex 2026. Kegiatan bertajuk Road to Interfex tersebut akan berlangsung pada 4-6 Juli 2026 di Gedung Sri Kayu, Surakarta.

Sekretaris Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Perindustrian Kota Surakarta, Rini Indriyani, mengatakan Sri Kayu Furni Fest digelar untuk menghidupkan kembali aktivitas di Gedung Sri Kayu sebagai sentra industri mebel dan furnitur di Kota Solo.

“Tujuannya memang menghidupkan aktivitas yang ada di dalam Sri Kayu. Karena Sri Kayu ini sebenarnya dibangun dengan tujuan untuk menjadi pusat produksi dan penjualan juga sentra mebel dan furnitur,” katanya usai jumpa pers di Gedung Sri Kayu, Selasa 30 Juni 2026.

Pada tahun ini Sri Kayu Furni Fest dijadikan sebagai Road to Interfex, sebuah pameran furnitur dan interior berskala nasional yang akan berlangsung pada 5-9 Juli 2026 di Hall Terminal Tirnonadi Convention Center.

“Furni Fest 2026 ini dijadikan untuk road to Interfex. Jadi ada aktivasi event yang ada di dalam Sri Kayu selama penyelenggaraan dan sebelum penyelenggaraan Interfex,” ujarnya.

Mengusung tema Smart and Sustainable Living, Sri Kayu Furni Fest 2026 menekankan pentingnya inovasi furnitur yang tidak hanya fungsional dan estetis, tetapi juga ramah lingkungan serta mendukung gaya hidup berkelanjutan.

Rini menjelaskan, penyelenggaraan tahun ini lebih difokuskan untuk menjaring pembeli dalam negeri. Sejumlah pihak yang menjadi sasaran antara lain Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), pelaku usaha kafe, pengelola hotel, hingga ikatan desainer interior.

“Untuk Interfex sendiri memang kita tidak muluk-muluk menggait buyer asing, tetapi lebih kepada buyer dalam negeri seperti PHRI, pembangunan hotel, kafe, dan Ikatan Desainer Interior karena mereka adalah pengguna mebel dan furnitur,” katanya menjelaskan.

Sri Kayu Furni Fest 2026 akan menghadirkan berbagai kegiatan, di antaranya pameran furnitur dan produk kayu unggulan, talkshow dan diskusi industri kreatif, workshop bagi pengusaha pemula furnitur, pameran karya furnitur, factory visit, hingga berbagai aktivitas interaktif dan hiburan.

Sebanyak 25 pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) dari Solo dan sejumlah daerah sekitar akan terlibat dalam rangkaian kegiatan tersebut. Pengunjung juga berkesempatan memperoleh pengalaman langsung terkait proses produksi di industri furnitur.

Rini berharap Sri Kayu Furni Fest 2026 dapat menjadi katalis pengembangan industri furnitur nasional. Selain mendorong terciptanya inovasi dan memperluas jaringan bisnis, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap penggunaan produk lokal yang berkelanjutan.

Kegiatan ini juga menjadi langkah strategis dalam memperkuat posisi industri furnitur Indonesia, baik di pasar nasional maupun global, melalui pendekatan kolaboratif, inovatif, dan berkelanjutan. (Reza)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....