Waspada Tautan Palsu Pendaftaran Program Bantuan Lansia
- 20 Sep 2026 11:31 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Beredar sebuah unggahan di media sosial Facebook yang mengeklaim adanya pembukaan pendaftaran program bantuan khusus lansia dengan nominal mencapai Rp15 juta. Unggahan dari akun tidak resmi tersebut secara aktif mengajak masyarakat untuk segera mendaftarkan nama melalui tautan yang telah disematkan.
Melansir website Turnbackhoax.id, Tim Pemeriksa Fakta Mafindo menemukan bahwa tautan dalam unggahan itu justru mengarah ke halaman formulir digital yang meminta pengisian data pribadi sensitif. Halaman mencurigakan tersebut bahkan memuat gambar dengan kriteria yang biasanya lazim ditemukan pada iklan lowongan pekerjaan alih-alih program bansos resmi.
Hasil penelusuran lebih lanjut menunjukkan bahwa sama sekali tidak ada informasi valid atau pemberitaan kredibel yang membenarkan klaim bantuan tunai tersebut. Pemerintah melalui Kementerian Sosial maupun instansi berwenang tidak pernah menggunakan skema pendaftaran mandiri semacam itu untuk warga lanjut usia.
Berdasarkan data resmi, jenis bantuan sosial yang sah bagi lansia pada tahun ini meliputi Program Keluarga Harapan dan Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan. Selain itu, terdapat pula program Bansos Permakanan yang disalurkan langsung oleh pemerintah kepada kelompok masyarakat lanjut usia yang memenuhi kriteria.
Seluruh program bantuan sosial resmi dari pemerintah tersebut disalurkan secara terpadu melalui mekanisme administratif dengan mengacu pada Data Terpadu Kesejahteraan Sosial. Penyaluran dana bantuan ini tidak pernah dilakukan melalui tautan formulir pendaftaran bebas yang tersebar di media sosial tanpa verifikasi.
Penyebaran tautan pendaftaran palsu ini merupakan modus kejahatan siber yang sengaja memanfaatkan isu bantuan sosial demi mencuri data pribadi masyarakat. Oleh karena itu, masyarakat diimbau agar selalu meningkatkan kewaspadaan dan tidak mudah percaya pada informasi pembagian dana dari tautan yang meragukan.
Kesimpulan dari investigasi menegaskan bahwa unggahan tautan pendaftaran program bantuan lansia tersebut murni merupakan konten palsu atau fabricated content. Konfirmasi informasi terkait program bantuan pemerintah selalu disarankan untuk dilakukan melalui kanal komunikasi resmi instansi yang bersangkutan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....