Waspada Modus Phishing Pendaftaran Bantuan Beras 30 Kg di TikTok

  • 26 Agt 2026 08:16 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Modus pencurian data pribadi berkedok pembagian bantuan sosial kembali marak di platform media sosial TikTok melalui unggahan akun "bansos.id". Konten video buatan tersebut menyebarkan narasi bohong mengenai pendaftaran program bantuan beras gratis sebesar 30 kilogram dari pemerintah.

Dilansir dari website Trunbackhoax, pengunggah menyertakan tautan khusus yang mengarahkan pengguna untuk mengisikan identitas diri beserta nomor telepon yang terhubung ke aplikasi pesan singkat. Calon korban yang terkecoh kemudian diminta memasukkan kode verifikasi rahasia yang sebenarnya merupakan upaya mengambil alih akun pribadi.

Unggahan yang memanfaatkan kebutuhan pokok masyarakat ini mendapat perhatian besar hingga mengumpulkan ribuan tanda suka serta ribuan komentar. Banyak pengguna media sosial yang tidak menyadari bahwa tautan tersebut diciptakan khusus sebagai sarana kejahatan siber atau phishing.

Hasil analisis teknis terhadap visual video mengonfirmasi penggunaan teknologi rekayasa digital berbasis kecerdasan buatan untuk mengelabuhi penonton. Pengujian menggunakan alat pendeteksi AI menunjukkan tingkat kepastian hingga 99,9 persen bahwa gambar dan rekaman suara figur di dalamnya adalah deepfake.

Pemerintah memang menyalurkan program bantuan pangan beras secara berkala kepada Keluarga Penerima Manfaat yang terdaftar dalam data resmi. Namun, besaran bantuan yang disalurkan adalah 10 kilogram per bulan dan tidak pernah mensyaratkan pendaftaran terbuka melalui tautan tidak resmi di TikTok.

Prosedur pengusulan penerima bantuan sosial yang sah hanya dilakukan melalui mekanisme pendataan resmi atau aplikasi khusus milik Kementerian Sosial. Masyarakat yang ingin mengajukan diri wajib melalui saluran resmi instansi pemerintah dan bukan mengklik tautan sembarangan di media sosial.

Warganet diimbau untuk selalu waspada dan tidak pernah memberikan kode verifikasi atau data pribadi kepada pihak yang tidak dikenal. Unggahan pendaftaran bantuan beras 30 kilogram yang mengarah pada pencurian data ini dipastikan sebagai konten tiruan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....