Tautan Palsu Bantuan Pendidikan dan Perumahan 2026 di Facebook
- 30 Jul 2026 20:29 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Satu lagi upaya penipuan berkedok program pemerintah beredar di jejaring media sosial Facebook melalui unggahan akun "Indonesia Maju". Akun tersebut menyebarkan formulir digital dengan klaim membuka pendaftaran Program Bantuan Pendidikan dan Perumahan 2026 yang menjanjikan beasiswa sekolah hingga subsidi hunian layak bagi masyarakat.
Penawaran yang terkesan menggiurkan ini disebarkan guna memancing perhatian warga yang sedang membutuhkan bantuan finansial maupun tempat tinggal. Meski respons publik relatif terbatas hingga akhir Juli, keberadaan tautan pendaftaran tak resmi tersebut sangat berpotensi menjebak pengguna internet yang kurang berhati-hati.
Melansir laman resmi TurnBackHoax, Tim Pemeriksa Fakta Mafindo langsung menelusuri keaslian tautan eksternal yang disematkan dalam narasi unggahan. Bukannya menuju ke domain portal resmi lembaga negara, tautan tersebut justru mengarahkan pengunjung ke halaman formulir non-pemerintah yang mencurigakan.
Di dalam halaman tersebut, pengguna diminta untuk mengisikan identitas pribadi sesuai KTP serta nomor akun Telegram aktif. Pelamar bahkan dibujuk untuk menyerahkan kode verifikasi masuk (OTP), yang mengindikasikan kuat adanya skema phishing atau pengambilalihan akun Telegram secara ilegal.
Penelusuran basis data resmi menunjukkan bahwa bantuan pendidikan tinggi pemerintah disalurkan melalui program sah seperti KIP-Kuliah, PIP, hingga Beasiswa LPDP lewat domain kemdiktisaintek.go.id. Sementara itu, fasilitas bantuan perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah dikelola secara transparan oleh BP Tapera melalui skema KPR FLPP.
Dengan tidak ditemukannya saluran pendaftaran resmi pada tautan tersebut, dapat dipastikan bahwa konten pendaftaran Bantuan Pendidikan dan Perumahan 2026 ini merupakan fabricated content. Tautan fiktif tersebut sengaja diciptakan oleh oknum tidak bertanggung jawab murni untuk mencuri data pribadi serta menguasai akun media sosial para pendaftar.
Eksploitasi atas kebutuhan dasar masyarakat seperti pendidikan dan papan kini marak dijadikan umpan oleh pelaku kejahatan siber. Oleh karena itu, memastikan ketersediaan program melalui domain situs resmi berakhiran .go.id menjadi langkah pencegahan paling ampuh agar terhindar dari peretasan data pribadi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....