Usaha Berkah Manfaat Melimpah dari UMKM
- 21 Jun 2026 05:32 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Banyak pelaku bisnis tidak hanya mengejar keuntungan semata, tetapi juga berupaya menghadirkan keberkahan dan manfaat yang luas tentunya bagi masyarakat. Dan seperti apa kiat membangun usaha yang tidak hanya bertumbuh secara ekonomi saja tetapi juga membawa kebermanfaatan bagi banyak orang.
“ Tujuan bisnis tidak hanya mengejar keuntungan, tetapi juga menghadirkan keberkahan dan manfaat bagi banyak orang, “ ujar Herawati Widodo, motivator Pemberdayaan UMKM kepada RRI.
Bisnis apapun termasuk UMKM bisa di ibaratkan seperti pohon dengan berbagai bagiannya, Akar ( niat yang benar ), Batang ( sistem dan operasional yang kuat ) Ranting (jaringan dan kemitraan ), Daun ( manfaat yang mulai dirasakan lingkungan ) dan Buah ( hasil akhir berupa keuntungan dan dampak positif).
Menurutnya, buah yang baik bukan hanya banyak, tetapi juga berkualitas dan memberi manfaat bagi orang lain. Seperti pohon mangga yang tidak memakan buahnya sendiri, hasil usaha seharusnya juga dinikmati masyarakat luas.
Bisnis yang berkah harus benar dari Hulu bagaimana modal, pemasok, dan bahan diperoleh secara jujur dan halal. Kemudian Proses yakni transaksi dilakukan secara adil, jujur, dan sesuai kualitas yang dijanjikan dan Hilir yaitu sebagian hasil usaha dikembalikan kepada masyarakat melalui sedekah, berbagi ilmu, atau bentuk manfaat lainnya.Keberkahan tidak hanya diukur dari omzet, tetapi juga dari ketenangan hati, keharmonisan keluarga, dan manfaat yang dirasakan orang lain.
Praktik bisnis yang hanya berfokus pada keuntungan tanpa memperhatikan manfaat jangka panjang, seperti:
- Ketergantungan konsumen terhadap produk tertentu.
- Promosi yang menyesatkan.
- Ketidakjujuran dalam timbangan atau kualitas barang.
- Manipulasi dalam perdagangan.
Menurutnya, keuntungan besar tanpa integritas tidak akan menghasilkan keberkahan. Supaya pelaku UMKM bisa menjalankan usahanya dengan berkah dan bisa menebar Manfaat, bisa membagikan ilmu dan pengalaman,memberikan solusi bagi kebutuhan konsumen,menciptakan kenyamanan dan pelayanan yang baik,menginspirasi orang lain untuk berkembang serta mengutamakan pemasok dan jasa dari lingkungan sekitar.
Bahkan usaha kecil yang belum memiliki karyawan tetap bisa memberi dampak positif bagi masyarakat. Jika ada kompetitor yang berkembang lebih cepat dengan cara yang kurang jujur sebaiknya para pelaku UMKM tetap menjaga niat dan integritas,fokus meningkatkan kualitas produk dan layanan, mengedukasi konsumen tanpa menjelekkan pesaing dan tidak tergoda mengikuti praktik yang tidak etis.
Menurut Herawati, hasil yang baik akan mengikuti proses yang baik ("hukum buah"). Keberhasilan bisnis tidak hanya diukur dari besarnya omzet, tetapi dari seberapa besar manfaat yang diberikan kepada orang lain.
" Pelaku usaha perlu terus mengevaluasi apakah bisnisnya sudah menghasilkan "buah yang manis" bagi dirinya, keluarga, karyawan, dan masyarakat, Rezeki tidak akan tertukar; tugas manusia adalah menyiapkan wadah dan menjalankan usaha dengan cara yang benar, " Ujar Herawati Widodo menutup obrolan di di Beranda Astacita RRI Surakarta yang dipandu Riandani Surya. ( Ria )
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....