Hoaks Penonaktifan BPJS Kesehatan demi Program Makan Bergizi
- 22 Feb 2026 15:15 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Beredar unggahan viral di Facebook yang mengklaim kepesertaan BPJS Kesehatan PBI dinonaktifkan demi anggaran Makan Bergizi Gratis. Akun bernama Devi Isma Ayu menyebutkan bahwa pencabutan status peserta tersebut dilakukan sebagai bentuk efisiensi dana pemerintah.
Narasi tersebut dengan cepat memicu kekhawatiran masyarakat karena menghubungkan dua program sosial yang berbeda tujuan. Namun, hasil verifikasi fakta yang dikutip dari Tutnbackhoax.id menunjukkan bahwa klaim pengalihan anggaran tersebut adalah informasi yang sepenuhnya menyesatkan.
| Baca juga: MBG Tingkatkan Gizi Cegah Stunting |
Kementerian Sosial sebenarnya melakukan penonaktifan sejumlah peserta untuk memperbarui basis data agar bantuan lebih tepat sasaran. Langkah ini diambil berdasarkan Surat Keputusan Menteri Sosial Nomor 3/HUK/2026 demi validasi penerima manfaat yang berhak.
Pemerintah menegaskan bahwa proses verifikasi data ini rutin dilakukan untuk menyaring warga yang sudah tidak memenuhi kriteria. Jadi, tidak ada keterkaitan teknis maupun finansial antara pembaruan data BPJS dengan pelaksanaan program makan bergizi.
Bagi warga yang merasa masih berhak namun statusnya dinonaktifkan, pemerintah menyediakan jalur resmi untuk melakukan reaktivasi kembali. Masyarakat yang tergolong miskin atau rentan miskin dapat mengajukan pengaktifan ulang melalui prosedur yang telah ditetapkan oleh dinas terkait.
Pihak BPJS Kesehatan dan kementerian terkait juga telah merilis klarifikasi resmi melalui berbagai kanal berita nasional. Mereka mengimbau agar publik tidak mudah terprovokasi oleh isu liar yang mengaitkan kebijakan sosial dengan narasi politik.
Masyarakat diminta untuk selalu mengecek status kepesertaan melalui aplikasi resmi atau layanan pengaduan yang tersedia di daerah masing-masing. Pastikan mendapatkan informasi dari sumber pemerintah agar terhindar dari disinformasi yang merugikan kepentingan layanan kesehatan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....