Sasar Generasi Muda, Koperasi Merah Putih Cangakan Luncurkan Unit Usaha Booth Kopi

  • 08 Jul 2026 18:56 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Karanganyar - Koperasi Kelurahan Merah Putih Cangakan Kabupaten Karanganyar resmi memulai unit usaha kedai kopi baru meskipun saat ini belum memiliki gerai permanen. Fasilitas usaha bertajuk Booth Kopi Desa Merah Putih atau Kadempe tersebut didirikan di area sekretariat koperasi yang berada tepat di samping Kantor Kelurahan Cangakan, Karanganyar.

Langkah ekspansi bisnis ini sengaja dipilih pengelola lantaran melihat tingginya minat masyarakat khususnya generasi z terhadap minuman beraroma khas tersebut. Guna memanjakan lidah konsumen, kedai ini menyediakan beragam varian menu mulai dari americano, kopi susu, kopi desa, hingga kopi merah putih latte.

"Maka kami memilih kopi sebagai alternatif mengembangkan salah satu usaha KKMP Cangakan," kata Ketua Koperasi Kelurahan Merah Putih Cangakan Sigit Danang Jaya pasca acara peluncuran, Rabu 8 Juli 2026.

Sigit menyampaikan seluruh modal awal untuk merintis unit usaha kedai kopi ini bersumber murni dari dana swadaya para pendiri. Tercatat ada 75 orang anggota pendiri yang bergotong-royong mengumpulkan modal bersama demi menggerakkan roda ekosistem bisnis koperasi kelurahan tersebut.

"Tren bisnis kopi di Bumi Intanpari saat ini tengah berkembang sangat pesat seperti yang terlihat di sepanjang trotoar Jalan Lawu. Sembari berjalan, kami juga terus membuka diri terhadap peluang program kemitraan dari pemerintah daerah," ucapnya.

Sementara itu, Plt Ketua Dewan Koperasi Kabupaten Karanganyar Muhammad Maksum memberikan apresiasi tinggi terhadap terobosan mandiri yang diinisiasi oleh jajaran pengurus kelurahan. Kehadiran unit usaha kedai kopi jinjing ini dinilai sangat strategis untuk mengubah citra koperasi agar lebih akrab di mata para pemuda.

"Harapannya bisa menjadi penopang ekonomi di kelurahan Cangakan sekaligus untuk menggerakkan ekonomi kerakyatan," urai Muhammad Maksum saat memberikan sambutan penguatan.

Muhammad Maksum menambahkan untuk tahap awal pasokan bahan baku biji kopi memang masih didatangkan dari luar daerah oleh pihak pengelola. "Kami harapkan koperasi ini nanti mampu membuka ruang kolaborasi intensif dengan para petani lokal Karanganyar guna menyerap potensi komoditas asli daerah," ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....