Belum Selesai 100 Persen, Pembangunan 29 Gerai KDMP Sragen Terganjal Status Lahan
- 02 Jun 2026 21:20 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Sragen – Pembangunan gerai Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Sragen hingga kini dilaporkan belum rampung sepenuhnya. Berdasarkan data Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskumindag) Kabupaten Sragen, dari total 208 desa dan kelurahan yang ada, baru 110 gerai yang pembangunannya telah selesai 100 persen.
Kepala Diskumindag Kabupaten Sragen, Cosmas Edwi Yunanto mengungkapkan bahwa data tersebut merupakan hasil koordinasi teranyar dengan pihak Kodim 0725 Sragen selaku pelaksana lapangan yang bekerja sama dengan PT Agrinas.
"Hasil koordinasi kemarin, untuk pembangunan gerai KDMP yang sudah selesai 100 persen itu ada 110 desa," kata Cosmas saat memberikan keterangan kepada pewarta, Selasa 2 Mei 2026 pagi.
Lebih lanjut, Cosmas merinci bahwa saat ini terdapat 69 gerai KDMP yang statusnya masih dalam proses pembangunan. Sementara itu, sisanya sebanyak 29 gerai tercatat belum berjalan atau belum beroperasi sama sekali.
Menurutnya, belum jalannya pembangunan di 29 titik tersebut didominasi oleh kendala klasifikasi lahan di tingkat desa maupun kelurahan.
"Yang 29 belum berjalan karena ada berbagai permasalahan. Ada yang memang belum punya tanah (kas desa), ada yang tanahnya sudah ada tapi ternyata masuk dalam Lahan Sawah Dilindungi (LSD), jadi belum bisa ditentukan," kata Cosmas.
Meskipun mayoritas kendala berada di wilayah pedesaan, beberapa kelurahan juga menghadapi persoalan serupa. Namun, Cosmas memastikan untuk wilayah kelurahan saat ini sudah dilakukan inventarisasi oleh bidang aset guna mencarikan lokasi pengganti agar pembangunan bisa segera menyusul.
Saat ditanya mengenai target penyelesaian bagi gerai yang masih berproses maupun yang belum berjalan, pihak Diskumindag tidak bisa menentukan tenggat waktu secara sepihak. Pihaknya menegaskan bahwa regulasi dan teknis pembangunan sepenuhnya berada di bawah kewenangan pelaksana proyek.
"Kalau target itu yang tahu penyelenggaranya, ada di PT Agrinas dan Kodim. Kami dari dinas sifatnya berkoordinasi, karena untuk tahap pembangunan gerai itu ranahnya ada di sana," ucap Cosmas.
Terpisah Pasiter Kodim 0725 Sragen Kapten Infanteri Anang Eko mengonfirmasi perihal pembagunan 29 KDMP di Sragen belum berjalan. Sementara yang sudah rampung per 2 Juni ini ada 115 titik.
"Yang proses pembangunan 64 titik dan yang belum berjalan 29 titik. Kendalanya lahan masuk LSD (lahan sawah dilindungi, dan LP2B (pertanian pangan berkelanjutan)," ujarnya Selasa malam. MI
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....