Panen Raya Jamur Kuping Dongkrak Ekonomi Warga

  • 29 Mei 2026 21:34 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Wonogiri - Budidaya jamur kuping di Desa Golo, Kecamatan Puhpelem, Kabupaten Wonogiri mulai menunjukkan hasil menjanjikan sebagai penggerak ekonomi masyarakat desa. Melalui Badan Usaha Milik Desa (BumDes) Golo, panen raya jamur kuping pekan ini berhasil menghasilkan sekitar 1,3 ton jamur dari total 23 ribu baglog budidaya.

Panen dilakukan di lima kumbung budidaya milik BumDesa Golo bersama para pekerja setempat. Sebagian hasil panen dijual dalam kondisi basah untuk memenuhi kebutuhan pasar, sedangkan sisanya dikeringkan agar memiliki nilai jual lebih tinggi dan masa simpan lebih lama.

Direktur BumDesa Golo, Andi Eko Susanto mengatakan budidaya jamur kuping dipilih karena memiliki prospek ekonomi yang cukup baik dan mampu membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat desa.

“Budidaya jamur ini kami kembangkan karena tekniknya yang relatif mudah, bernilai ekonomi tinggi dan bahan bakunya mudah didapat. Saat ini kami mengelola lima kumbung dengan total 23 ribu baglog jamur yang semuanya alhamdulillah berkembang dengan baik,” ujarnya saat dikonfirmasi, Jumat 29 Mei 2026.

Menurut Andi, komoditas jamur kuping juga berpotensi menjadi salah satu unggulan desa yang dapat menopang pertumbuhan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.

Sebelumnya, BumDesa Golo juga telah sukses melakukan panen perdana pada Senin 27 April 2026 dengan hasil mencapai 3,5 kuintal dari satu kandang budidaya. Keberhasilan tersebut menjadi dorongan untuk memperluas pengembangan usaha berbasis potensi lokal desa.

Dengan sistem panen bertahap di beberapa kumbung, produksi jamur kuping dinilai mampu berlangsung stabil dan memenuhi kebutuhan pasar secara berkelanjutan.

Tak hanya menjual hasil panen segar, BumDesa Golo juga mulai menyiapkan pengembangan produk olahan berbahan dasar jamur kuping untuk meningkatkan nilai tambah ekonomi masyarakat.

“Harapannya ini nanti ada strategi pengolahan pascapanen seperti keripik, bakso jamur, hingga bumbu penyedap alami. BumDesa Golo optimistis dapat memperluas pasar sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat,” katanya.

Kepala Seksi Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Kecamatan Puhpelem, Suprianto menilai budidaya jamur kuping mampu menjadi penopang ekonomi kerakyatan melalui penguatan usaha mikro dan menengah masyarakat.

Selain itu, jamur kuping juga dinilai mendukung ketahanan pangan karena mengandung serat, vitamin, mineral dan nutrisi yang baik untuk masyarakat. (Ril/Ase)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....