Tempe Benguk, dari Besengek hingga Potensi Pangan Lokal Alternatif
- 28 Mei 2026 11:57 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta- Wonogiri dikenal memiliki beragam kuliner khas yang tumbuh dari kekayaan pangan lokal masyarakat. Salah satunya adalah tempe benguk yang dibuat dari biji koro benguk dan telah lama menjadi bagian dari tradisi pangan warga.
Tak hanya diolah menjadi tempe goreng, masyarakat juga mengembangkan berbagai variasi olahan sesuai cita rasa daerah. Dari dapur rumahan hingga pasar tradisional, tempe benguk hadir dalam beragam sajian khas yang masih bertahan hingga sekarang.
Salah satu olahan yang cukup dikenal masyarakat adalah besengek tempe benguk. Masakan ini biasanya dimasak menggunakan santan dan rempah-rempah sehingga menghasilkan cita rasa gurih dengan aroma yang khas.
Selain besengek, tempe benguk juga banyak diolah menjadi keripik tempe yang renyah dan kerap dijadikan oleh-oleh khas Wonogiri. Cita rasa gurih dengan karakter rasa yang khas membuat olahan ini memiliki penggemar tersendiri.

Proses pembuatan tempe benguk. (Foto: RRI/Wiwik)
Di balik cita rasanya, koro benguk juga memiliki kandungan gizi yang cukup baik sebagai sumber protein nabati. Kandungan protein yang cukup tinggi menjadikannya memiliki potensi untuk dikembangkan lebih luas sebagai bahan pangan.
Perhatian terhadap koro benguk kini tidak lagi sebatas sebagai makanan tradisional masyarakat. Sejumlah penelitian mulai mengkaji potensi koro benguk sebagai bahan baku alternatif dalam pengolahan tempe dan produk pangan lainnya.
Penelitian dari IPB Repository juga menunjukkan proses fermentasi membantu meningkatkan daya cerna protein sekaligus menurunkan beberapa senyawa alami yang perlu dikurangi melalui pengolahan. Hal tersebut membuka peluang pemanfaatan yang lebih luas terhadap bahan pangan lokal ini.
Kini tempe benguk tidak hanya dipandang sebagai warisan kuliner daerah, tetapi juga mulai dilihat sebagai pangan lokal alternatif di masa depan. Dari besengek di meja makan hingga penelitian di laboratorium, koro benguk menunjukkan potensi besar pangan lokal yang terus berkembang mengikuti kebutuhan zaman. (Wiwik)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....