Tips Penggunaan APAR yang Benar untuk Keselamatan Maksimal
- 30 Apr 2026 22:21 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Di tengah meningkatnya kasus kebakaran ringan di wilayah perkotaan, penting bagi masyarakat untuk menguasai cara menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) dengan tepat. Teknik standar PASS menjadi kunci utama dalam memadamkan api skala kecil sebelum membesar.
Berdasarkan laman resmi damkar.kamparkab.go.id, teknik pertama adalah Pull, yaitu tarik pin pengaman pada APAR sambil memegang tabung secara tegak. Langkah ini memastikan alat siap digunakan tanpa hambatan, mencegah aktivasi tidak sengaja.
Selanjutnya, Aim berfokus pada pengarahan nozzle atau ujung selang tepat ke pangkal api, bukan ke lidah api. Posisi berdiri tegap dengan jarak aman 3-5 meter membantu menghindari cedera panas dan memaksimalkan penyebaran media pemadam.
Squeeze dilakukan dengan menekan tuas secara kuat dan penuh agar media pemadam keluar maksimal. Hindari tekanan setengah-setengah yang mengurangi efektivitas, serta pegang APAR secara stabil untuk semburan yang terkontrol.
Tahap terakhir, Sweep melibatkan gerakan nozzle perlahan dari kiri ke kanan untuk menyapu seluruh area api. Gerakan ini memastikan tidak ada titik api sisa, sehingga pemadaman lebih merata dan cepat.
Sebelum menggunakan APAR, periksa kondisi alat seperti segel utuh, tekanan di zona hijau, serta selang bebas sumbatan. APAR yang rusak atau kadaluarsa bisa gagal digunakan saat darurat, jadi lakukan inspeksi rutin.
Pilih jenis APAR sesuai kelas kebakaran, misalnya powder untuk api kelas A, B, C. Jangan gunakan untuk api listrik tanpa memutus arus terlebih dahulu, dan evakuasi jika api tak kunjung padam setelah 10-15 detik.
Setelah dipakai, APAR harus direfill atau diservis profesional, bukan disimpan ulang begitu saja. Laporkan ke petugas pemadam dan hubungi layanan darurat untuk penanganan lanjutan. (Desva Fitra)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....