Pemkot Solo Tekankan Kualitas Menu MBG, Tiga Pilar Jadi Kunci

  • 10 Apr 2026 21:37 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Penjagaan kualitas menu dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menjadi perhatian Pemerintah Kota Solo. Kualitas makanan dinilai menentukan keberhasilan pemenuhan gizi masyarakat.

Wakil Wali Kota Solo, Astrid Widayani, mengatakan terdapat tiga pilar utama dalam operasional SPPG. Pilar tersebut meliputi produksi, pengelolaan anggaran, dan pemenuhan aspek gizi.

“Kalau di SPPG itu ada tiga pilar, mulai dari produksi, kemudian accounting, dan yang terakhir tidak kalah penting adalah ahli gizinya,” katanya kepada rri.co.id disela peresmian SPPG Mojosongo 9, Jumat 10 April 2026.

Ia menjelaskan, keseimbangan ketiga pilar tersebut penting untuk memastikan kualitas makanan tetap terjaga. Kesalahan dalam perhitungan anggaran dapat berdampak pada kualitas nutrisi.

Menurutnya, proses produksi makanan harus dilakukan secara cermat sejak awal. Mulai dari penyimpanan bahan hingga distribusi harus diperhatikan secara detail.

“Sekali kita produksi harus betul-betul jeli, mulai dari penyimpanan, proses masak, pengemasan dan pendistribusian,” ujarnya.

Sementara itu, mitra SPPG Mojosongo 9, Daniel Judi Toto Santoso, mengatakan kualitas menu dimulai dari bahan baku. Pemilihan bahan yang baik akan menentukan hasil akhir makanan.

“Kalau dari awal barangnya bagus, nanti proses selanjutnya pasti bagus,” katanya.

Ia menambahkan, pihaknya juga selektif dalam memilih pemasok bahan. Hal ini dilakukan agar kualitas tetap terjaga meski dengan keterbatasan anggaran.

“Kita cari supplier yang betul-betul qualified supaya menu tetap bagus dengan harga Rp10.000 dan Rp8.000,” ujarnya menambahkan.

Dengan pengelolaan yang tepat, diharapkan program MBG mampu memberikan manfaat optimal bagi masyarakat. (Reza)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....