Evaluasi MBG 2026, Wabup Karanganyar Tekankan Penguatan Koordinasi Lintas Sektor
- 09 Apr 2026 15:01 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Karanganyar - Pemerintah Kabupaten Karanganyar menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Evaluasi dan Perencanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tahun 2026 di Aula Rumah Dinas Wakil Bupati, Kamis 9 April 2026. Agenda ini bertujuan untuk meninjau efektivitas program serta mematangkan langkah mitigasi guna memastikan pemenuhan gizi masyarakat berjalan optimal.
Wakil Bupati Karanganyar, Adhe Eliana, menyatakan sejauh ini pelaksanaan program MBG di Bumi Intanpari telah menunjukkan tren positif. Hal tersebut tidak terlepas dari soliditas koordinasi antar-pemangku kepentingan serta langkah antisipasi yang telah disiapkan sejak awal.
“Keberhasilan ini tidak terlepas dari koordinasi yang erat antar-pemangku kepentingan serta mitigasi yang telah dilaksanakan sebelumnya. Program MBG bertujuan memberikan manfaat luas bagi masyarakat Karanganyar/ khususnya dalam peningkatan kualitas gizi,” ujar Adhe Eliana.
Adhe Eliana yang juga menjabat sebagai Ketua Satgas MBG menekankan program ini harus memberikan dampak ekonomi ganda bagi warga setempat. Salah satu strategi utamanya adalah dengan mewajibkan penyerapan bahan pangan hasil produksi petani lokal Karanganyar.
“Kami mendorong agar bahan yang digunakan dalam program MBG sejauh mungkin berasal dari petani lokal sehingga manfaatnya dirasakan luas. Penggunaan bahan pangan lokal menjadi fokus kami untuk mendukung penguatan perekonomian daerah,” katanya.
Wakil Bupati menambahkan akses terhadap makanan bergizi harus menyasar kelompok masyarakat yang paling membutuhkan secara merata. Pihaknya berkomitmen untuk terus melanjutkan program ini dengan pengawasan yang lebih ketat di setiap jalur distribusi.
“Ke depan program ini akan terus dilaksanakan dengan penguatan koordinasi antar-pihak terkait guna memastikan keberlanjutan dan kelancaran pelaksanaannya. Fokus kita adalah memastikan kualitas gizi masyarakat terus meningkat secara signifikan,” ucapnya.
Dalam pelaksanaannya, lanjut Adhe, Badan Gizi Nasional (BGN) dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) turut berperan aktif dalam memantau standar nutrisi yang diberikan. Kolaborasi ini melibatkan jajaran Kodim hingga perangkat daerah guna memastikan program mencapai target sasaran.
“Sinergi dengan para mitra berkontribusi besar dalam memastikan program MBG berjalan optimal dan sesuai standar yang ditetapkan. Kehadiran seluruh pihak dalam rakor ini membuktikan komitmen bersama untuk menjaga kesehatan generasi mendatang,” ujar Adhe.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....