TMMD Sengkuyung III Sragen: Akselerasi Pembangunan Desa, Tekan Angka Kemiskinan
- 15 Jul 2026 22:39 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Sragen - Komando Distrik Militer (Kodim) 0725/Sragen resmi memulai program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III Tahun Anggaran 2026. Upacara pembukaan kegiatan ini dipusatkan di Lapangan Desa Majenang, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sragen, pada Rabu 15 Juli 2026.
Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Bupati Sragen H. Sigit Pamungkas SIP, MA, membacakan amanat tertulis dari Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Ahmad Luthfi.
Dalam amanatnya, Gubernur menekankan bahwa program TMMD merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kolaborasi erat antara TNI, Pemerintah Daerah, dan masyarakat dinilai menjadi kunci dalam mempercepat pembangunan di wilayah perdesaan.
"Selama 45 tahun, program ini telah menjadi bukti bahwa semangat gotong royong dan kesengkuyungan mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Untuk itu, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada TNI atas dedikasi dan pengabdiannya dalam mendukung pembangunan di Jawa Tengah," ujar Bupati Sragen saat membacakan amanat Gubernur Jawa Tengah.
Gubernur menambahkan, pada tahun 2026 ini, program TMMD mendapat dukungan anggaran dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sebesar Rp33,2 Miliar. Sinergi ini diharapkan dapat mengakselerasi pembangunan di wilayah terisolir, tertinggal, perkotaan kumuh, maupun daerah dengan tingkat kemiskinan tinggi melalui sasaran fisik dan nonfisik.

Pembangunan fisik difokuskan pada infrastruktur dasar guna meningkatkan aksesibilitas daerah dan mendongkrak perekonomian lokal. Sementara itu, sasaran nonfisik diarahkan pada penguatan bela negara, kesehatan, dan pendidikan.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah optimistis TMMD kali ini akan berkontribusi signifikan terhadap pencapaian target Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Jawa Tengah Tahun 2026.
"Kita optimistis TMMD Reguler ke-129 dan Sengkuyung Tahap III ini akan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan desa, sekaligus mendukung pencapaian target RKPD Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026, yaitu menurunkan angka kemiskinan di angka 8,70% hingga 8,53% dan mendorong pertumbuhan ekonomi sebesar 5,00% hingga 6,00%," lanjut Bupati.
Sementara itu, Dandim 0725/Sragen Letkol Inf Dindin Rohidin, S.IP menjelaskan bahwa pelaksanaan TMMD Sengkuyung III di Desa Majenang akan berlangsung selama 30 hari, terhitung mulai tanggal 15 Juli hingga 13 Agustus 2026.
Dandim merinci sejumlah program kerja yang telah dicanangkan untuk mengoptimalkan potensi desa sasaran.
"Sasaran fisik meliputi pembangunan jalan cor blok sepanjang 400 meter dengan lebar 3 meter dan ketebalan 0,12 meter. Selain itu, kami juga melaksanakan rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebanyak 5 unit serta pembuatan jambanisasi sebanyak 5 unit," kata Letkol Inf Dindin Rohidin.
Tidak hanya pembangunan infrastruktur, Kodim 0725/Sragen juga menitikberatkan pada program nonfisik untuk meningkatkan kesejahteraan dan pengetahuan masyarakat setempat.
"Sasaran nonfisik mencakup penyuluhan Wawasan Kebangsaan, KB-Kesehatan, penanganan stunting, Posyandu, penyuluhan penyakit tidak menular, pembinaan Kamtibmas dan bahaya narkoba, hingga penyuluhan di bidang peternakan, perikanan, pertanian, perkebunan, serta pembinaan mental spiritual," katanya lagi.
Upacara pembukaan TMMD Sengkuyung Tahap III ini diakhiri dengan aksi sosial berupa pembagian paket sembako yang ditujukan bagi para lansia serta warga prasejahtera di wilayah Desa Majenang. MI
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....