Jeda Kompetisi Jadi Momentum Persebaya Pulihkan Empat Pemain Cedera

  • 22 Sep 2026 14:49 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Jeda kompetisi Super League 2026/2027 dimanfaatkan Persebaya Surabaya untuk fokus menangani kondisi empat pemain yang tengah mengalami masalah pada otot. Setelah menjalani pertandingan pekan ketiga kontra Garudayaksa FC, tim medis Green Force langsung memaksimalkan masa jeda untuk menjalankan program pemulihan secara bertahap.

Empat pemain yang masuk dalam pemantauan adalah Ernando Ari Sutaryadi, Francisco Rivera, Alfan Suaib, dan rekrutan anyar asal Brasil, Matheus Lagoa. Keluhan yang dialami keempatnya berada di bagian otot yang berbeda.Ernando Ari dan Alfan mengalami masalah pada bagian paha. Sementara Rivera dan Lagoa mengalami keluhan pada otot betis.

Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, menegaskan bahwa kondisi keempat pemain menjadi perhatian tim selama jeda kompetisi. Menurutnya, proses pemulihan tidak bisa dilakukan secara terburu-buru dan harus disesuaikan dengan perkembangan masing-masing pemain.

"Mengenai kondisi pemain, kami harus melihat situasinya secara menyeluruh. Rivera mengalami cedera, Ernando juga cedera, Matheus mengalami cedera, Alfan juga termasuk. Sekarang yang paling penting adalah memberikan waktu dan penanganan yang tepat agar mereka bisa pulih dengan baik," ujar Coach Tavares.

Salah satu kondisi yang menjadi perhatian adalah Matheus Lagoa. Pemain anyar Persebaya tersebut mengalami masalah pada sesi latihan ketiganya setelah bergabung dengan tim. Saat itu, Lagoa belum menjalani latihan penuh bersama rekan-rekannya.

"Sayangnya, Matheus mengalami cedera pada sesi latihan ketiga setelah dia datang. Saat itu dia hanya melakukan pemanasan dan berlari sendiri, tetapi kemudian mengalami cedera. Tentu ini situasi yang tidak kami inginkan, apalagi dia baru bergabung dengan tim," ujarnya.

Selama masa jeda, tim medis Persebaya memberikan penanganan sekaligus menjalankan program rehabilitasi yang disesuaikan dengan kondisi masing-masing pemain. Ernando, Rivera, Alfan, dan Lagoa kini menjalani rehabilitasi intensif dengan pemantauan secara berkala.

Tahapan pemulihan dilakukan secara terukur. Perkembangan kondisi setiap pemain menjadi pertimbangan utama sebelum mereka mendapatkan porsi latihan berikutnya. Dengan demikian, proses kembali ke lapangan tidak hanya berorientasi pada waktu, tetapi juga kesiapan kondisi fisik masing-masing pemain.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....