Mental Juara Antar Persebaya U-17 Raih Trofi Piala Soeratin Jatim 2026

  • 13 Sep 2026 09:38 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Trofi Piala Soeratin U-17 zona Jawa Timur 2026 menjadi bukti kuat mentalitas Persebaya U-17. Green Force muda mampu bangkit dari situasi tertinggal dan menutup partai final dengan kemenangan 3-1 atas Inter Pemuda Kediri di Stadion Brawijaya, Kediri, Sabtu, 12 September 2026.

Kemenangan tersebut tidak diraih dengan mudah. Persebaya U-17 lebih dulu berada dalam posisi tertekan setelah Inter Pemuda Kediri mencetak gol pada menit ke-50. Namun, kondisi itu tidak membuat skuad asuhan Yongky Kastanya kehilangan fokus.

Sebaliknya, para pemain muda Green Force terus meningkatkan tekanan untuk mencari gol penyeimbang. Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-69 melalui Sebastian Pratama Panjaitan. Gol tersebut mengubah jalannya pertandingan sekaligus mengembalikan kepercayaan diri Persebaya.

Setelah kedudukan kembali imbang, Persebaya semakin agresif. Puncaknya terjadi menjelang pertandingan berakhir. Farentino Kevin mencetak gol pada menit ke-89 untuk membawa Green Force berbalik unggul 2-1.

Drama belum berakhir. Pada menit 90+2, Ichiko Adhezta Noviyanto Pratama mencatatkan namanya di papan skor sekaligus memastikan Persebaya U-17 menang 3-1. Comeback tersebut menjadi gambaran perjalanan Persebaya U-17 sepanjang kompetisi.

Mereka bukan hanya mampu menjaga konsistensi hasil, tetapi juga menunjukkan kemampuan untuk merespons tekanan dalam pertandingan penting. Selepas pertandingan, Coach Yongky mengaku bangga dengan perjuangan anak asuhnya. Menurutnya, seluruh pemain menunjukkan karakter kuat untuk terus berjuang hingga pertandingan berakhir.

"Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dan senang bisa menyelesaikan pertandingan dengan kemenangan. Anak-anak sudah bekerja keras sejak awal turnamen sampai final. Gelar ini merupakan hasil dari kerja keras dan komitmen seluruh pemain, staf pelatih, serta semua pihak yang terus mendukung kami,” ujar Coach Yongky, dikutip dari laman resmi klub.

Sementara Pelatih Persebaya U-17 itu juga menyoroti mental para pemain ketika menghadapi situasi sulit. Alih-alih kehilangan konsentrasi setelah tertinggal, Sebastian Pratama dan kolega tetap menjalankan permainan sesuai rencana.

"Pertandingan final tentu tidak mudah. Ketika kami tertinggal, anak-anak tetap percaya dan tidak menyerah. Mereka terus berusaha, menjaga konsentrasi, dan akhirnya bisa membalikkan keadaan. Mental seperti itu yang saya apresiasi dari para pemain,” ujarnya.

Gelar juara ini merupakan hasil dari perjalanan panjang Persebaya U-17 sejak fase grup. Tergabung di Grup C, Green Force muda tampil sempurna dengan menyapu bersih tiga pertandingan. Perssu Madura City, Persesa Sampang, dan Persepam Pamekasan menjadi lawan yang berhasil mereka lewati.

Perjalanan semakin menantang ketika memasuki fase gugur. Pada babak 32 besar, Persebaya U-17 menyingkirkan PSIL Lumajang. Langkah mereka berlanjut setelah berhasil mengatasi Akor FC Jombang di babak 16 besar.

Tiket semifinal kemudian diamankan usai mengalahkan PS Mojokerto Putra di perempat final. Di babak empat besar, Persebaya kembali meraih kemenangan atas Persida Sidoarjo untuk memastikan tempat di partai puncak.

Rangkaian pertandingan tersebut menjadi proses penting bagi perkembangan tim. Setiap laga memberikan pengalaman berbeda hingga akhirnya para pemain mampu menghadapi tekanan final dan menghasilkan comeback dramatis.

"Kalau melihat perjalanan dari awal sampai final, tentu saya sangat bangga dengan anak-anak. Mereka melewati banyak pertandingan dan situasi yang berbeda. Kami belajar dari setiap pertandingan, terus berkembang, dan akhirnya bisa sampai di titik ini. Saya rasa ini adalah pengalaman yang sangat berharga untuk mereka,” tutur Coach Yongky.

Kini, perjalanan Persebaya U-17 belum selesai. Status sebagai juara zona Jawa Timur memastikan Green Force muda menjadi wakil Jawa Timur pada putaran nasional Piala Soeratin U-17.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....